Memuat...

Iran Mengklaim Kesepakatan untuk Mengakhiri Perang Timur Tengah Sebagai "Deklarasi Kekalahan AS"

Hanin Mazaya
Rabu, 24 Juni 2026 / 9 Muharam 1448 17:52
Iran Mengklaim Kesepakatan untuk Mengakhiri Perang Timur Tengah Sebagai "Deklarasi Kekalahan AS"
Bagher Ghalibaf dan Trump. (Foto: AFP)

BAKU (Arrahmah.id) - Kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang di Timur Tengah adalah "deklarasi kekalahan Amerika," klaim Mohammad Bagher Ghalibaf, kepala tim negosiasi Iran, pada Rabu (24/6/2026).

“Kesepahaman Islamabad bukanlah hasil dari tekanan dan paksaan, melainkan hasil dari perlawanan dan otoritas bangsa Iran yang berani,” kata Ghalibaf, merujuk pada teks yang diselesaikan melalui mediasi Pakistan.

“Itulah mengapa, Memorandum Kesepahaman Islamabad menjadi deklarasi kekalahan Amerika,” katanya, menambahkan bahwa keamanan di Timur Tengah harus dijamin oleh negara-negara di kawasan tersebut, seperti dilansir AFP.

Ia berbicara dalam sebuah konferensi di Baku, ibu kota Azerbaijan, pada Rabu, yang disiarkan di televisi Iran.

“Kami melihat masa depan kawasan ini bukan dalam konfrontasi tetapi dalam interaksi, dan bukan dalam penghapusan tetapi dalam koeksistensi,” kata Ghalibaf.

Kepala negosiator Iran juga menegaskan kembali bahwa perdamaian di Lebanon adalah pilar fundamental untuk mencapai kesepakatan definitif dengan Washington.

“Bagi kami, gencatan senjata di Lebanon sama pentingnya dengan gencatan senjata di Iran, dan berakhirnya perang di Lebanon sama pentingnya dengan berakhirnya perang di Iran.” (haninmazaya/arrahmah.id)