Memuat...

Jubir Mendagri Pakistan: Upaya Pakistan untuk Mengacaukan Stabilitas Badakhshan Digagalkan

Hanin Mazaya
Jumat, 4 September 2026 / 23 Rabiulawal 1448 16:40
Jubir Mendagri Pakistan: Upaya Pakistan untuk Mengacaukan Stabilitas Badakhshan Digagalkan
Abdul Matin Qani. (Foto: Tolo News)

ISLAMABAD (Arrahmah.id) - Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa Pakistan telah berulang kali berupaya menciptakan gangguan keamanan di beberapa distrik di Badakhshan dan wilayah lain di dekat Garis Durand.

Juru bicara kementerian menambahkan bahwa upaya-upaya tersebut telah digagalkan dan situasi keamanan kini kembali normal di wilayah dekat Garis Durand serta di sepanjang perbatasan resmi lainnya, termasuk perbatasan dengan Tajikistan.

Abdul Matin Qani mengatakan: "Kami berkomitmen untuk menangkal upaya dan agenda tersebut. Kami telah berhasil menggagalkan rencana mereka sejak awal, dan kami tidak akan membiarkan hal itu memengaruhi keamanan dalam negeri maupun keamanan lintas batas Afghanistan. Anggaran yang cukup besar sedang dialokasikan untuk pengelolaan perbatasan negara dan Garis Durand."

Baru-baru ini, seorang anggota senior partai Jamiat Ulema-e-Islam Pakistan juga mengklaim dalam sidang Majelis Balochistan bahwa ribuan tentara dari mantan pemerintahan Afghanistan telah dipindahkan ke wilayah dekat Garis Durand, lansir Tolo News (3/9/2026).

Fazal Qadir Mandokhail, anggota senior partai Jamiat Ulema-e-Islam Pakistan, mengatakan: "Kini, setelah empat tahun, ribuan orang yang merupakan personel militer pada masa pemerintahan Ashraf Ghani telah tiba di wilayah kami, dan mereka membawa serta senjata. Kami ingin bertanya kepada pemerintah kami di mana pasukan Afghanistan ini berada selama tiga tahun terakhir dan dari mana asal mereka. Siapa yang membawa mereka ke sini? Kami perlu diberi penjelasan. Situasi kami semakin memburuk dari hari ke hari."

Dosen universitas Omar Mukhtar Nikzad mengatakan: "Setiap kali hubungan Afghanistan dengan negara-negara tetangga membaik, Pakistan berusaha mengganggu hubungan tersebut karena Pakistan tidak ingin Afghanistan melepaskan diri dari ketergantungan terhadap Pakistan."

Ini bukan kali pertama Pakistan dituduh merusak keamanan di wilayah dekat Garis Durand dan perbatasan dengan Tajikistan.

Sebelumnya, Komisi Pusat Urusan Keamanan dan Klirens menyatakan dalam sebuah laporan bahwa pasukan yang baru direkrut sedang dipindahkan dari bandara Karachi dan Islamabad ke pusat-pusat di Balochistan dan wilayah kesukuan Khyber Pakhtunkhwa, dengan tujuan melancarkan serangan di berbagai negara di kawasan tersebut dan dunia, khususnya Afghanistan.  (haninmazaya/arrahmah.id)