BANDUNG (Arrahmah.id) – Kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren Al-Falah Cisitu, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (27/6/2026) sore. Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah bangunan penting di lingkungan pesantren, termasuk asrama putri, madrasah, dan masjid.
Api diduga pertama kali muncul sekitar pukul 17.00 WIB. Besarnya kobaran api diperparah oleh banyaknya material yang mudah terbakar di dalam kompleks pesantren, sehingga api dengan cepat menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskar PB) Kota Bandung segera dikerahkan ke lokasi. Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk mengendalikan si jago merah agar tidak merembet ke permukiman warga yang berada di sekitar pesantren.
Proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat akses jalan menuju lokasi kebakaran yang sempit. Meski demikian, setelah bekerja selama kurang lebih satu jam, petugas akhirnya berhasil menjinakkan api dan mencegah kebakaran meluas.
Kepala Bidang Penyelamatan Diskar PB Kota Bandung, Immanuel Situmorang, mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena seluruh santri sedang tidak berada di dalam bangunan saat kebakaran terjadi.
"Dalam kejadian ini tidak ada korban," ujar Immanuel Situmorang, seperti dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV, Ahad (28/6/2026).
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap sumber api, sementara kerugian materiil akibat musibah tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
(ameera/arrahmah.id)
