WASHINGTON (Arrahmah.id) - Militer Amerika Serikat menyatakan telah berhasil mencegat sejumlah rudal yang diluncurkan oleh Iran, menandai eskalasi baru permusuhan setelah sempat mereda selama beberapa hari terakhir.
Komando Pusat AS (CENTCOM) melalui X mengumumkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan beberapa rudal balistik dari wilayah Iran dalam upaya melancarkan serangan mendadak terhadap pasukan AS yang ditempatkan di Timur Tengah. Kendati demikian, pernyataan resmi tersebut tidak merinci lokasi pasti sasaran serangan.
Sementara itu, situs berita Axios melaporkan dari seorang pejabat AS bahwa rudal-rudal balistik tersebut diarahkan ke sebuah pangkalan militer AS di Yordania. Senada dengan laporan tersebut, koresponden The Jerusalem Post, mengutip sumber resmi AS, menyebut serangan tersebut berskala besar, namun seluruh proyektil berhasil dicegat.
Di sisi lain, televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa belum ada pernyataan resmi yang dirilis terkait laporan serangan terhadap fasilitas militer AS di Yordania tersebut.
Insiden ini terjadi di tengah periode relatif tenang setelah kedua belah pihak menghentikan aksi saling serang selama beberapa hari, di tengah upaya para mediator internasional untuk merundingkan kesepakatan damai guna mencegah babak baru perang terbuka.
Presiden AS Donald Trump, yang secara mendadak menghentikan kampanye pengeboman selama dua pekan terhadap Iran pada akhir pekan lalu, menyatakan bahwa negosiasi yang baik saat ini tengah berlangsung dengan pihak Teheran. (zarahamala/arrahmah.id)
