Memuat...

Netanyahu Bangga Dapat Dukungan Besar dari India, Sebut Cinta untuk 'Israel' Luar Biasa

Hanoum
Selasa, 2 Juni 2026 / 17 Zulhijah 1447 04:05
Netanyahu Bangga Dapat Dukungan Besar dari India, Sebut Cinta untuk 'Israel' Luar Biasa
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjabat tangan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di Yerusalem pada 26 Februari 2026. [Foto: AFP/Getty]

LEMBAH YORDAN (Arrahmah.id) -- Perdana Menteri 'Israel' Benjamin Netanyahu menyatakan kebanggaannya atas besarnya dukungan masyarakat India terhadap 'Israel' di tengah meningkatnya kritik internasional terhadap kebijakan negaranya.

Dalam sebuah forum kepemimpinan di Lembah Yordan (Jordan Valley), Netanyahu menyebut India sebagai “kekuatan besar” yang memiliki hubungan unik dengan 'Israel' dan mengklaim dukungan rakyat India terhadap negaranya berada pada tingkat yang sangat tinggi.

Dilansir AOL (29/5/2026), Netanyahu menyoroti hubungan erat antara Tel Aviv dan New Delhi sebagai salah satu aset strategis terpenting Israel di panggung internasional.

“Kami menghadapi upaya delegitimasi di banyak bagian dunia, tetapi tidak di India. Di India ada dukungan yang benar-benar luar biasa untuk Israel, sungguh luar biasa,” kata Benjamin Netanyahu dalam pidatonya.

Netanyahu juga menggambarkan India sebagai negara dengan pengaruh global yang semakin besar. Menurutnya, hubungan kedua negara terus berkembang tidak hanya dalam bidang diplomatik, tetapi juga pertahanan, teknologi, perdagangan, dan keamanan. Ia menyebut India sebagai “kekuatan besar” yang memiliki peran penting dalam tatanan internasional saat ini.

Dalam kesempatan yang sama, Netanyahu kembali menyinggung kedekatannya dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi. Ia menyebut hubungan pribadi keduanya telah membantu mempererat kemitraan strategis antara kedua negara selama beberapa tahun terakhir.

Hubungan India-Israel memang mengalami perkembangan signifikan dalam satu dekade terakhir. Sejak pemerintahan Modi berkuasa, kerja sama kedua negara meningkat di berbagai sektor, termasuk pertahanan, teknologi tinggi, pertanian, intelijen, dan keamanan siber. India juga menjadi salah satu mitra penting 'Israel' di Asia serta salah satu pasar utama industri pertahanan 'Israel'.

Pada Februari 2026, Modi melakukan kunjungan kenegaraan ke Israel yang dianggap sebagai tonggak baru dalam hubungan bilateral kedua negara.

Dalam kunjungan tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan kerja sama strategis, pengembangan teknologi kecerdasan buatan, keamanan regional, serta peningkatan perdagangan dan investasi.

Meski demikian, pernyataan Netanyahu mengenai dukungan besar dari India muncul di tengah perdebatan yang berkembang di dalam negeri India sendiri.

Sejumlah kelompok masyarakat dan partai oposisi tetap mengkritik kebijakan Israel di Gaza serta menyerukan dukungan yang lebih besar bagi rakyat Palestina. Namun pemerintah India tetap mempertahankan hubungan erat dengan Israel sambil menyuarakan dukungan terhadap solusi damai bagi konflik Palestina-Israel.

Pengamat hubungan internasional menilai komentar Netanyahu mencerminkan pentingnya India dalam strategi diplomasi Israel saat ini. Dengan populasi terbesar di dunia, ekonomi yang terus tumbuh, dan pengaruh politik yang semakin besar, India dipandang sebagai salah satu mitra paling penting Israel di luar Amerika Serikat dan Eropa.

Pernyataan Netanyahu juga menunjukkan bagaimana hubungan Israel-India tetap kuat meskipun Israel menghadapi kritik internasional yang meningkat akibat konflik di Timur Tengah. Bagi Israel, dukungan politik dan hubungan strategis dengan India menjadi salah satu pilar utama dalam upaya memperluas jaringan kemitraan global di tengah dinamika geopolitik yang terus berubah. (hanoum/arrahmah.id)