DARAA (Arrahmah.id) - Pasukan pendudukan "Israel" menargetkan trafo listrik di pusat desa Maariyah di wilayah Yarmouk Basin di pedesaan Daraa barat pada Ahad (26/7/206), membuatnya tidak berfungsi dan memutus aliran listrik ke sebagian besar rumah di desa tersebut, menurut sumber lokal kepada SANA.
Trafo yang ditargetkan tersebut memasok listrik ke sebagian besar rumah di desa, dan penghancurannya telah menyebabkan sejumlah besar penduduk tanpa listrik, memperparah penderitaan mereka di tengah serangan pendudukan yang terus berlanjut di daerah tersebut, kata sumber tersebut.
Penargetan terjadi ketika pasukan "Israel" membersihkan jalan-jalan yang telah diblokir penduduk dengan batu dalam upaya untuk mencegah serangan, khususnya yang datang dari barak Al-Jazeera di sebelah barat desa, tambah sumber tersebut.
Desa-desa di Yarmouk Basin di pedesaan Daraa barat menyaksikan pergerakan dan serangan berulang kali oleh pasukan pendudukan "Israel", disertai dengan pemotongan jalan dan pendirian pos pemeriksaan, yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan properti publik dan swasta, serta memperburuk penderitaan penduduk.
"Israel" terus melanggar Perjanjian Pelepasan Diri tahun 1974 melalui serangan berulang kali ke Suriah selatan, serta penggerebekan, penangkapan, perataan lahan, dan penembakan. Suriah secara konsisten menuntut penarikan pasukan pendudukan "Israel" dari wilayahnya dan menekankan bahwa semua tindakan "Israel" di Suriah selatan batal demi hukum menurut hukum internasional, menyerukan kepada komunitas internasional untuk memikul tanggung jawabnya dan memaksa "Israel" untuk menarik diri sepenuhnya dari Suriah selatan. (haninmazaya/arrahmah.id)
