Memuat...

PKS Raih Penghargaan Terbaik Indeks Integritas Partai Politik 2025

Ameera
Kamis, 12 Februari 2026 / 25 Syakban 1447 19:07
PKS Raih Penghargaan Terbaik Indeks Integritas Partai Politik 2025
PKS Raih Penghargaan Terbaik Indeks Integritas Partai Politik 2025

JAKARTA (Arrahmah.id) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meraih penghargaan terbaik capaian Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Letjen (Purn.) Lodewijk F.

Paulus kepada Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid dalam forum Rapat Koordinasi Evaluasi Capaian IIPP 2025 sebagai Pilar Penguatan Demokrasi Substansial Menuju Indonesia Emas 2045. Acara tersebut digelar di Kuta, Badung, Bali.

“Alhamdulillah kami dapat melanjutkan capaian tahun sebelumnya yang juga meraih predikat yang sama,” ujar Kholid.

IIPP merupakan instrumen penilaian tata kelola partai politik yang mencakup lima konstruksi utama, yakni kode etik, demokrasi internal, kaderisasi, rekrutmen, serta pengelolaan keuangan partai yang transparan dan akuntabel.

Penilaian ini bertujuan mengukur sejauh mana partai politik menjalankan prinsip integritas dalam sistem dan praktik kelembagaan.

Kholid menyampaikan apresiasi atas penilaian independen yang dilakukan Kemenko Polkam, Kementerian Dalam Negeri, dan BRIN.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh struktur dan kader PKS, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Penghargaan ini kami maknai sebagai pengakuan atas kerja kolektif kader dan pengurus PKS di seluruh Indonesia dalam menjaga integritas organisasi. IIPP memberi cermin objektif tentang sejauh mana tata kelola partai berjalan sesuai prinsip etika, demokrasi internal, rekrutmen dan kaderisasi berkelanjutan berbasis merit system, serta keuangan yang transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan di internal partai.

“Kami melihat IIPP bukan sekadar peringkat, tapi alat evaluasi. Ini menjadi pengingat agar partai, terutama PKS, terus berbenah, memperkuat sistem, dan memastikan praktik politik berjalan selaras dengan prinsip integritas. Kepercayaan publik hanya bisa dirawat lewat konsistensi tata kelola yang baik dan akuntabel,” lanjut Kholid.

Lebih jauh, Sekjen PKS itu menekankan bahwa penguatan integritas partai merupakan prasyarat penting bagi penguatan demokrasi substansial di Indonesia.

“Demokrasi yang kuat bertumpu pada partai politik yang berintegritas. Jika partai tertib secara internal, maka kualitas representasi politik di ruang publik akan ikut meningkat. Inilah kontribusi konkret partai bagi penguatan demokrasi substansial menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

PKS menyatakan komitmennya untuk menjadikan hasil IIPP 2025 sebagai dasar penguatan kebijakan internal, pembaruan standar operasional prosedur (SOP) organisasi, serta peningkatan kualitas kaderisasi dan rekrutmen kepemimpinan di seluruh tingkatan.

Penghargaan IIPP 2025 diharapkan menjadi pemacu bagi seluruh partai politik di Indonesia untuk terus meningkatkan integritas kelembagaan, memperkuat akuntabilitas, serta membangun kepercayaan publik terhadap sistem kepartaian sebagai pilar utama demokrasi.

“Penguatan dan pengarusutamaan good political party governance terus kita jalankan dan tingkatkan untuk merawat kepercayaan masyarakat,” pungkas Kholid.

(ameera/arrahmah.id)

pksPartai Politik 2025