Memuat...

Serangan 'Israel' Kembali Hantam Gaza, Tujuh Warga Palestina Tewas dalam 24 Jam

Zarah Amala
Kamis, 10 September 2026 / 29 Rabiulawal 1448 10:42
Serangan 'Israel' Kembali Hantam Gaza, Tujuh Warga Palestina Tewas dalam 24 Jam
Gambar-gambar dari serangan 'Israel' sebelumnya terhadap kamp pengungsi Nuseirat, yang menewaskan dan melukai warga sipil, termasuk anak-anak. (Desain: PC)

GAZA (Arrahmah.id) - Serangan 'Israel' terus menghantam berbagai wilayah Jalur Gaza pada Rabu (9/9/2926), meski kesepakatan gencatan senjata telah berlaku hampir 11 bulan. Serangan udara 'Israel' kembali menewaskan dan melukai warga Palestina.

Pesawat tempur 'Israel' menyerang sejumlah lokasi, termasuk kawasan tengah Gaza. Sebuah rumah di area pasar Kamp Pengungsi Nuseirat menjadi sasaran serangan udara yang melukai sedikitnya enam warga Palestina, menurut koresponden Al Mayadeen.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan tujuh warga Palestina tewas dan 25 lainnya terluka dalam 24 jam terakhir. Korban tewas terdiri atas dua orang yang tewas dalam serangan terbaru, satu orang yang meninggal akibat luka sebelumnya, serta empat jenazah yang berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan.

Kementerian mengatakan proses pencarian korban di bawah reruntuhan masih berlangsung. Sejumlah korban lainnya diperkirakan masih tertimbun di bangunan yang hancur atau berada di lokasi yang belum dapat dijangkau tim penyelamat.

Dengan tambahan tersebut, jumlah warga Palestina yang tewas sejak dimulainya serangan 'Israel' di Gaza pada Oktober 2023 mencapai 73.669 orang, sementara 174.652 lainnya terluka.

Kementerian Kesehatan Gaza menyebut sedikitnya 1.358 warga Palestina telah tewas sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 11 Oktober 2025.

Serangan terbaru kembali menyasar kawasan sipil di Nuseirat, salah satu kamp pengungsi yang padat penduduk dan berulang kali menjadi sasaran serangan 'Israel' selama perang.

Kementerian menegaskan jumlah korban sebenarnya kemungkinan lebih tinggi karena masih terdapat korban yang tertimbun di bawah bangunan yang hancur serta di sejumlah ruas jalan yang belum dapat dijangkau ambulans dan tim pertahanan sipil. (zarahamala/arrahmah.id)