Memuat...

Spanyol Tarik Duta Besar dari 'Israel' Secara Permanen

Zarah Amala
Kamis, 12 Maret 2026 / 23 Ramadan 1447 17:00
Spanyol Tarik Duta Besar dari 'Israel' Secara Permanen
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez. (Foto: Frederic Esteve, Dokumen yang Disediakan)

MADRID (Arrahmah.id) - Pemerintah Spanyol resmi menarik duta besarnya untuk 'Israel', Ana María Sálomon Pérez, secara permanen. Keputusan ini diumumkan melalui lembaran negara resmi Spanyol pada Selasa (10/3/2026) setelah melalui rapat Dewan Menteri. Dengan langkah ini, Kedutaan Besar Spanyol di Tel Aviv kini hanya akan dipimpin oleh seorang charge d’affaires (kuasa usaha).

Langkah berani Madrid ini merupakan puncak dari memburuknya hubungan kedua negara sejak perang di Gaza pada Oktober 2023 dan penolakan keras Spanyol terhadap serangan gabungan AS-'Israel' ke Iran yang dimulai Februari lalu. Spanyol kini menjadi salah satu kritikus paling vokal di Uni Eropa terhadap kampanye militer 'Israel'.

Sebelumnya, duta besar Spanyol sempat ditarik untuk konsultasi pada September 2025, namun keputusan kali ini bersifat permanen, menandakan keretakan hubungan yang sangat dalam.

Pemerintah Perdana Menteri Pedro Sanchez telah menetapkan embargo senjata total terhadap 'Israel', termasuk melarang pesawat atau kapal pengangkut senjata tujuan 'Israel' untuk transit di pelabuhan maupun ruang udara Spanyol.

PM Sanchez mengecam serangan AS-Israel ke Iran sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan terus menggaungkan slogan "No to the War."

Menteri Luar Negeri 'Israel', Gideon Sa’ar, mengutuk langkah Spanyol dan menuduh Madrid berpihak pada tiran serta melakukan tindakan antisemit karena menentang kebijakan militer 'Israel'.

Ketegangan ini juga dipicu oleh keputusan Spanyol yang secara resmi mengakui negara Palestina tahun lalu, yang membuat 'Israel' lebih dulu menarik duta besarnya dari Madrid.

Di bawah kepemimpinan Pedro Sanchez, Spanyol memposisikan diri sebagai pemimpin kelompok negara Eropa yang menuntut akuntabilitas 'Israel' atas tindakannya di Gaza dan Iran. Selain embargo senjata, Spanyol juga melarang ekspor teknologi ganda (dual-use technology) yang bisa digunakan untuk kepentingan militer oleh 'Israel'. (zarahamala/arrahmah.id)