Memuat...

Pelaku Utama Pembantaian Tadamon 2013 Ditangkap 

Hanoum
Sabtu, 25 April 2026 / 8 Zulkaidah 1447 03:29
Pelaku Utama Pembantaian Tadamon 2013 Ditangkap 
Amjad Youssef. [Foto: SANA]

DAMASKUS (Arrahmah.id) -- Pemerintah Suriah melalui Kementerian Dalam Negeri mengonfirmasi penangkapan Amjad Youssef, tersangka utama dalam pembantaian Tadamon tahun 2013. Penangkapan dilakukan pada April 2026 dalam operasi keamanan di wilayah pedesaan Hama, sekitar 50 kilometer dari lokasi kejadian.

Kasus ini berkaitan dengan Pembantaian Tadamon, di mana sedikitnya 288 warga sipil—termasuk perempuan dan anak-anak—dieksekusi secara brutal di kawasan Tadamon, Damaskus selatan, pada puncak konflik perang saudara Suriah.

Menurut pernyataan resmi pemerintah Suriah, SANA (24/4/2026), penangkapan dilakukan setelah operasi intelijen intensif untuk melacak keberadaan tersangka yang selama ini menjadi buronan sejak jatuhnya pemerintahan sebelumnya pada 2024.

Menteri Dalam Negeri Suriah Anas Khattab menyatakan, “Tersangka telah ditangkap dalam operasi keamanan yang terencana dan kini berada dalam tahanan,”

Amjad Youssef diketahui merupakan mantan perwira intelijen militer yang terekam dalam video melakukan eksekusi terhadap warga sipil dengan cara menembak korban yang ditutup matanya dan menjatuhkannya ke dalam lubang massal. Video tersebut pertama kali terungkap ke publik pada 2022 dan menjadi bukti kunci dalam penyelidikan internasional.

Seorang warga Tadamon, Ahmed Adra, menyambut penangkapan tersebut dengan harapan akan adanya keadilan. Ia mengatakan, “Kami akan menanam bunga putih di lokasi pembantaian dan mengatakan kepada para korban bahwa keadilan mulai ditegakkan,”

Penangkapan ini terjadi setelah bertahun-tahun tekanan dari komunitas internasional, termasuk penyelidikan oleh akademisi dan organisasi hak asasi manusia yang mengungkap detail kekejaman tersebut.

Hingga kini, proses hukum terhadap tersangka masih berlangsung, sementara keluarga korban berharap penangkapan ini menjadi awal dari pengungkapan lebih luas terhadap kejahatan yang terjadi selama konflik Suriah.  (hanoum/arrahmah.id)