Memuat...

Otoritas Suriah Pastikan Pelaku Pembantaian Tadamon Amjad Yusuf Akan Jalani Peradilan Terbuka

Zarah Amala
Sabtu, 25 April 2026 / 8 Zulkaidah 1447 10:20
Otoritas Suriah Pastikan Pelaku Pembantaian Tadamon Amjad Yusuf Akan Jalani Peradilan Terbuka
Kementerian dalam negeri Suriah pastikan sidang Amjad Yusuf akan digelar terbuka (Foto: tangkapan video)

DAMASKUS (Arrahmah.id) - Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Suriah, Nour al-Din al-Baba, mengungkapkan detail di balik keberhasilan aparat keamanan dalam meringkus Amjad Yusuf, pelaku utama pembantaian di lingkungan Tadamon. Penangkapan ini dilakukan melalui operasi lapangan yang terukur tanpa menimbulkan korban jiwa, baik dari pihak aparat maupun warga sipil.

Menurut al-Baba, keberhasilan ini adalah hasil dari kerja intensif ruang operasi gabungan yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Anas Khattab, yang melibatkan unit anti-terorisme dan intelijen.

Operasi ini memanfaatkan data dari lapangan di sepanjang wilayah pergerakan Yusuf, mulai dari pedesaan Hama Barat hingga wilayah pesisir di Tartous dan Latakia.

Sejak kejatuhan rezim terdahulu pada akhir 2024, Amjad Yusuf diketahui terus berpindah-pindah tempat persembunyian. Ia mengandalkan jaringan sisa-sisa loyalis rezim serta melakukan perubahan fisik pada wajahnya untuk menghindari deteksi.

Rencana penangkapan intensif telah disiapkan sejak sebulan lalu melalui pemantauan ketat yang membuahkan hasil di wilayah Sahl al-Ghab.

Komitmen Peradilan Terbuka

Pemerintah Suriah memberikan penegasan kuat mengenai tindak lanjut proses hukum terhadap Amjad Yusuf. Al-Baba menjamin bahwa proses persidangan akan dilakukan secara transparan dan terbuka bagi publik serta media untuk memastikan transparansi atas kejahatan yang telah dilakukan.

Yusuf digambarkan sebagai sumur informasi yang sangat dalam terkait jaringan pelaku pembantaian Tadamon. Saat ini, investigasi keamanan tengah berlangsung intensif sebelum berkas perkara diserahkan ke Kementerian Kehakiman dan Lembaga Umum untuk Keadilan Transisional.

Otoritas menegaskan bahwa penangkapan ini hanyalah awal. Mereka terus memburu pelaku pembantaian lainnya untuk diadili.

Pemerintah Suriah menempatkan mekanisme keadilan transisional sebagai fondasi utama untuk mencapai rekonsiliasi dan perdamaian di tengah masyarakat. Dalam pernyataan penutupnya, al-Baba menegaskan tekad pemerintah untuk memproses hukum aktor-aktor di balik kejahatan perang masa lalu.

"Rakyat Suriah akan segera menyaksikan peradilan terhadap Bashar al-Assad sendiri dalam waktu dekat," ujar al-Baba, menegaskan bahwa tidak ada pihak yang akan luput dari proses hukum atas tragedi yang telah merenggut nyawa ratusan warga sipil di lingkungan Tadamon dan wilayah lainnya. (zarahamala/arrahmah.id)