Memuat...

Turki dan Qatar Membahas Ketegangan antara Kabul dan Islamabad

Hanin Mazaya
Ahad, 20 September 2026 / 9 Rabiulakhir 1448 13:45
Turki dan Qatar Membahas Ketegangan antara Kabul dan Islamabad
Abdul Matin Qani. (Foto: ariananews)

KABUL (Arrahmah.id) - Menyusul kunjungan bersamaan para pejabat keamanan Turki dan Qatar ke Kabul, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Imarah Islam Afghanistan menyatakan bahwa kedua delegasi membahas ketegangan antara Kabul dan Islamabad, situasi di Iran, serta kerja sama keamanan regional dalam pertemuan mereka dengan para pejabat Imarah Islam Afghanistan.

Abdul Matin Qani mengatakan bahwa ketegangan antara Afghanistan dan Pakistan merupakan salah satu isu utama yang dibahas, di mana kedua belah pihak menekankan pentingnya upaya bersama yang berkelanjutan untuk menyelesaikan perbedaan dan memperkuat hubungan.

Qani mengatakan: "Salah satu isu penting yang dibahas oleh Turki, Afghanistan, dan Qatar dalam pertemuan-pertemuan ini adalah perbedaan antara Afghanistan dan Pakistan. Kami semua berkomitmen untuk bekerja sama menyelesaikan masalah ini dan memperkuat hubungan, khususnya di antara negara-negara tersebut."

Qani juga menyebutkan bahwa situasi di Iran serta potensi dampak regional dari memburuknya kondisi di sana—terutama bagi Afghanistan, Qatar, dan Turki—termasuk dalam isu-isu lain yang dibahas, lansir Tolo News (19/9/2026).

Ia melanjutkan: "Kunjungan delegasi tingkat tinggi dari Turki dan Qatar ke Afghanistan merupakan langkah penting untuk memperkuat dan meningkatkan hubungan, khususnya di tingkat regional serta di sektor keamanan dan ekonomi. Kunjungan ini juga akan berkontribusi pada peningkatan dan perluasan hubungan politik, ekonomi, dan perdagangan. Hubungan ini didasarkan pada rasa saling menghormati dan kepentingan bersama negara-negara di kawasan tersebut."

Al Arabiya, mengutip sebuah sumber, melaporkan bahwa meskipun delegasi Turki dan Qatar mengunjungi Afghanistan pada waktu yang sama, kunjungan mereka tidak dilakukan secara bersamaan dan tidak ada koordinasi jadwal di antara kedua delegasi tersebut.

Menurut laporan tersebut, masing-masing delegasi mengadakan pertemuan terpisah dan menjalankan agenda mereka sendiri.

Mohammad Aslam Danishmal, seorang analis politik, mengatakan: "Tujuan kunjungan delegasi Turki adalah untuk membantu menyelesaikan masalah antara Afghanistan dan Pakistan, mengingat adanya kesepakatan antara Turki dan Pakistan."

Roman Shirzad, seorang analis politik, mengatakan: "Meskipun kunjungan tersebut tidak terkoordinasi, tujuannya juga memiliki dimensi regional, politik, dan intra-Islam. Qatar, sebagai negara yang memiliki hubungan bersahabat dengan Afghanistan, telah terlibat dalam berbagai isu yang menyangkut negara tersebut."

Delegasi Turki, yang dipimpin oleh kepala badan intelijen Turki, bertolak ke Pakistan setelah mengunjungi Kabul dan Kandahar. Di sana, delegasi tersebut bertemu dengan para pejabat keamanan Pakistan dan membahas berbagai masalah, termasuk upaya Türki untuk membantu meredakan ketegangan antara Kabul dan Islamabad.  (haninmazaya/arrahmah.id)