SANA'A (Arrahmah.id) - Militer Yaman pada Ahad (16/8/2026) menyatakan telah melancarkan 181 operasi militer dalam 24 jam terakhir yang menyasar posisi dan target kelompok Houtsi di sejumlah provinsi, serta menewaskan dan melukai puluhan anggota kelompok tersebut.
Serangan-serangan itu menghancurkan "puluhan peralatan militer, kendaraan, dan gudang senjata" milik kelompok Houtsi, ujar juru bicara militer Kolonel Majid Abdullah al-Nuzaili melalui platform media sosial AS, X.
Nuzaili mengatakan serangan tersebut menyasar lokasi militer dan titik-titik peluncuran serangan Houtsi di Taiz, Marib, Abyan, Al-Dhalea, dan Al-Hudaydah, lansir Anadolu.
Belum ada tanggapan langsung dari pihak Houtsi terkait pernyataan tersebut.
Yaman telah mengalami situasi yang relatif tenang sejak April 2022 dalam perang yang bermula hampir 12 tahun lalu antara pasukan pemerintah dan Houtsi—kelompok yang telah menguasai ibu kota Sana'a serta berbagai kota dan provinsi lainnya sejak September 2014.
Namun, pertempuran kembali pecah di sejumlah provinsi dalam beberapa pekan terakhir, termasuk di Marib, Al-Jawf, Al-Dhalea, dan Taiz, di tengah kondisi negara yang terus menghadapi salah satu krisis kemanusiaan dan ekonomi terburuk di dunia. (haninmazaya/arrahmah.id)
