TARTUS (Arrahmah.id) - Dua pusat kesehatan yang melayani sekitar 32.000 orang di provinsi pesisir Tartus, Suriah, telah dibuka kembali setelah direnovasi, sehingga memperluas akses terhadap layanan kesehatan primer gratis bagi desa dan masyarakat di sekitarnya.
Pusat kesehatan Maten al-Sahel dan al-Basateen direnovasi dan dilengkapi dengan fasilitas medis baru sebagai bagian dari upaya untuk menghadirkan layanan kesehatan esensial lebih dekat kepada warga, demikian disampaikan oleh Direktorat Kesehatan Tartus.
Dr. Mohammad Najm, wakil direktur kesehatan bidang medis, mengatakan bahwa pusat-pusat kesehatan ini akan membantu mengurangi biaya dan kesulitan perjalanan menuju rumah sakit umum yang lebih jauh untuk mendapatkan perawatan dasar maupun darurat, lansir SANA (24/9/2026).
Fasilitas-fasilitas ini menyediakan layanan perawatan umum dan darurat, vaksinasi, perawatan gigi, kesehatan reproduksi, layanan gizi, pemantauan penyakit kronis, perawatan lansia, serta pemeriksaan kadar glukosa darah.
Melayani sekitar 32.000 orang
Pusat kesehatan Maten al-Sahel melayani sekitar 11.800 orang di desa tersebut dan masyarakat sekitarnya, sementara pusat kesehatan al-Basateen—yang beroperasi di bawah naungan Distrik Kesehatan Baniyas—melayani sekitar 20.000 warga di desa-desa sekitar, ujar Najm.
Kedua fasilitas ini diperkirakan akan menerima total 70 hingga 80 pasien setiap harinya.
Kedua pusat kesehatan tersebut memiliki total 36 staf, yang mencakup dokter, dokter gigi, perawat, bidan, teknisi kesehatan, dan tenaga administrasi. Najm mengatakan bahwa penambahan staf akan dilakukan berdasarkan kebutuhan.
Direktorat Kesehatan menyatakan bahwa pembukaan kembali fasilitas ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk memperkuat layanan kesehatan primer dan menyediakan layanan medis gratis yang lebih dekat dengan masyarakat setempat, sehingga mengurangi ketergantungan mereka pada rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang letaknya jauh. (haninmazaya/arrahmah.id)
