Memuat...

Ironi! Lolos dari Kekejaman “Israel”, Aktivis Sumud Flotilla Dihajar Polisi Spanyol

Samir Musa
Ahad, 24 Mei 2026 / 8 Zulhijah 1447 07:05
Ironi! Lolos dari Kekejaman “Israel”, Aktivis Sumud Flotilla Dihajar Polisi Spanyol
Bentrok dan kekacauan terjadi di Bandara Bilbao saat kembalinya para aktivis Armada Keteguhan (media sosial).

BILBAO (Arrahmah.id) – Tindakan represif aparat kembali menjadi sorotan. Polisi di Spanyol dilaporkan menyerang sejumlah aktivis Armada Keteguhan Global (Global Sumud Flotilla) sesaat setelah mereka tiba di Bandara Bilbao, Jumat (23/5/2026).

Insiden ini terjadi ketika para aktivis baru saja dibebaskan dari penahanan oleh pasukan “Israel” setelah misi kemanusiaan menuju Gaza digagalkan di tengah laut.

Menurut laporan media setempat, bentrokan pecah saat keluarga dan pendukung mencoba mendekati para aktivis yang baru tiba dari Turki. Polisi bertindak keras untuk membubarkan kerumunan, memicu perkelahian di area kedatangan bandara.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan aparat memukul sejumlah orang dengan tongkat serta menjatuhkan lainnya ke lantai, diiringi teriakan protes dari para saksi di lokasi.

Pihak kepolisian wilayah Basque mengonfirmasi bahwa sedikitnya empat orang ditangkap dengan tuduhan melawan petugas, pembangkangan serius, dan penyerangan terhadap aparat penegak hukum.

Dalam pernyataannya, kepolisian juga menyebut telah membuka investigasi internal guna menilai apakah tindakan aparat sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baru Bebas dari Penahanan “Israel”

Para aktivis tersebut merupakan bagian dari misi internasional yang berupaya menembus blokade Gaza melalui jalur laut. Namun, kapal mereka dicegat di perairan internasional oleh militer “Israel”.

Mereka dilaporkan mengalami kekerasan fisik dan tekanan psikologis selama penahanan, sebelum akhirnya dibebaskan dan dipulangkan ke negara masing-masing.

Secara keseluruhan, ratusan aktivis dari berbagai negara ditahan dalam operasi tersebut, termasuk 44 warga Spanyol.

Penyambutan di Barcelona Lebih Kondusif

Sementara itu, sekitar 20 aktivis lainnya tiba di Barcelona pada Sabtu (24/5), dan disambut oleh ratusan pendukung tanpa insiden berarti.

Beberapa tokoh politik turut hadir dalam penyambutan tersebut, termasuk pejabat pemerintah dan anggota parlemen Eropa.

Kecaman dan Sorotan Publik

Insiden kekerasan di Bandara Bilbao menuai kecaman luas, terutama karena para aktivis baru saja kembali dari pengalaman traumatis akibat penahanan oleh militer “Israel”.

Pengamat menilai tindakan aparat Spanyol semakin memperburuk situasi, alih-alih memberikan perlindungan kepada warganya yang baru saja menjalankan misi kemanusiaan.

Video yang sebelumnya diunggah oleh Menteri Keamanan Nasional “Israel”, Itmar Ben-Gvir, juga memperlihatkan perlakuan kasar terhadap para aktivis selama penahanan, memicu gelombang kecaman internasional.

(Samirmusa/arrahmah.id)