GAZA (Arrahmah.id) - Nael Abu Ubaid, komandan Brigade Rafah, sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam, gugur dalam serangan udara 'Israel' di selatan Jalur Gaza pada Selasa malam (15/9/2026).
Sumber-sumber Palestina mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Abu Ubaid memimpin Brigade Rafah selama perang, menggantikan komandan sebelumnya, Muhammad Shabana, yang telah gugur.
Media Palestina melaporkan Abu Ubaid gugur dalam serangan 'Israel' yang menargetkannya di kawasan al-Mawasi, Khan Yunis, selatan Gaza.
Perdana Menteri 'Israel' Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan 'Israel' Yisrael Katz kemudian mengumumkan bahwa militer 'Israel' telah membunuh Abu Ubaid.
Dalam pernyataan bersama, Netanyahu dan Katz mengatakan serangan tersebut dilakukan setelah 'Israel' membunuh komandan Brigade Khan Yunis serta sejumlah pejabat senior Hamas sepanjang pekan ini.
Keduanya menyatakan pesan 'Israel' adalah bahwa “tidak ada pejuang yang kebal” dan Hamas “tidak akan bertahan di Jalur Gaza.”
Katz dalam pernyataan terpisah menyebut operasi tersebut berhasil dan menegaskan kebijakan 'Israel' terhadap para pemimpin Hamas.
Empat Operasi Penargetan dalam Sepekan
Militer 'Israel' sebelumnya melancarkan empat operasi yang menargetkan tokoh-tokoh senior Hamas dan Jihad Islam Palestina dalam sepekan terakhir.
Sebelum Abu Ubaid, 'Israel' mengumumkan gugurnya komandan Brigade Khan Yunis, Muhammad Abdul Salam al-Yazouri, pada Jumat lalu (11/9). Sebelumnya, 'Israel' juga mengklaim membunuh komandan Batalion Jabalia di utara Gaza serta seorang anggota Jihad Islam yang disebut bertanggung jawab atas serangan roket terhadap pasukan 'Israel'.
Menurut data yang dikutip Al Jazeera, sejak perang 'Israel' di Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023, lebih dari 73.000 warga Palestina gugurdan lebih dari 174.000 lainnya terluka. Kerusakan juga dilaporkan meliputi sekitar 90 persen infrastruktur di Jalur Gaza. (zarahamala/arrahmah.id)
