ANTALYA (Arrahmah.id) - Menteri Perindustrian dan Perdagangan Imarah Islam Afghanistan (IIA), Nooruddin Azizi, turut serta dalam panel bertema “Kepercayaan dalam Perdagangan: Masa Depan Integrasi Ekonomi dan Stabilitas di Asia Selatan” di sela-sela Forum Diplomasi Antalya Kelima di Turki.
Pada acara tersebut, Nooruddin Azizi menekankan pentingnya perdamaian, stabilitas, dan hubungan antarmanusia yang lebih kuat di antara negara-negara, dan mengatakan bahwa rakyat Afghanistan telah menghadapi berbagai tantangan selama lima dekade terakhir dan bahwa aset-aset Afghanistan masih dibekukan, lansir Tolo News (18/4/2026).
Akhundzada Abdul Salam Jawad, juru bicara Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, mengatakan: “Beliau menyatakan bahwa pesan Imarah Islam Afghanistan adalah perdamaian dan hidup berdampingan secara damai, dan pendekatan ini berasal dari nilai-nilai agama dan kehendak rakyat Afghanistan.”
Di sela-sela Forum Antalya, Menteri Perindustrian dan Perdagangan IIA bertemu dengan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Turki dan menekankan hubungan historis dan lama antara kedua negara. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dimulainya kembali penerbangan Turkish Airlines ke Afghanistan.
Selama pertemuan tersebut, kedua pihak membahas dan bertukar pandangan mengenai peningkatan tingkat perdagangan bilateral, perluasan kerja sama ekonomi, dan pemanfaatan kapasitas Afghanistan di sektor industri, pertambangan, dan pertanian untuk menarik investasi.
Akhundzada Abdul Salam Jawad menambahkan: “Kedua pihak membahas perdagangan bilateral, peningkatan volume perdagangan, dan kapasitas yang tersedia di Afghanistan untuk menarik investasi di sektor industri dan di sektor pertambangan dan pertanian.”
Menurut analis ekonomi, pertemuan semacam ini dapat membantu membuka jalan bagi hubungan ekonomi yang lebih kuat, kepercayaan investor yang lebih besar, dan penciptaan peluang baru untuk kerja sama antara Afghanistan dan Turki di berbagai bidang ekonomi.
Sayed Masoud, seorang analis ekonomi, mengatakan dalam hal ini: “Partisipasi delegasi Afghanistan, khususnya Menteri Perdagangan, itu sendiri merupakan sebuah pencapaian; di sisi lain, hal itu juga mendorong investasi di dalam Afghanistan.”
Selama pertemuan tersebut, Menteri Perdagangan Turki mengundang Afghanistan untuk berpartisipasi aktif dalam pameran perdagangan negara tersebut. Sebagai imbalannya, Menteri Perindustrian dan Perdagangan mengundang perusahaan-perusahaan Turki untuk berinvestasi di sektor produksi farmasi Afghanistan. (haninmazaya/arrahmah.id)
