TEHERAN (Arrahmah.id) — Pemerintah Iran mengumumkan akan membuka penuh jalur pelayaran di Selat Hormuz bagi seluruh kapal komersial selama sisa masa gencatan senjata, dilansir Al Jazeera pada Jumat (17/4).
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Teheran dalam menjaga stabilitas kawasan di tengah situasi yang masih sensitif.
Dalam keterangannya, Araghchi menegaskan bahwa seluruh kapal dagang diperbolehkan melintas melalui Selat Hormuz dengan mengikuti jalur yang telah ditetapkan dan diumumkan sebelumnya oleh otoritas pelabuhan Iran.
"Pergerakan kapal akan dilakukan melalui rute yang telah dikoordinasikan dan diumumkan sebelumnya oleh Badan Pelabuhan Iran," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa langkah ini diambil sejalan dengan kesepakatan gencatan senjata yang berlaku di Lebanon, yang turut memengaruhi dinamika keamanan regional.
Kebijakan tersebut dinilai sebagai sinyal upaya Iran untuk menjaga kelancaran arus perdagangan internasional, mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi terpenting di dunia.
(Samirmusa/arrahmah.id)
