Memuat...

Misi Medis SAMS Melakukan Prosedur Jantung Tingkat Lanjut di Idlib

Hanin Mazaya
Rabu, 23 September 2026 / 12 Rabiulakhir 1448 19:51
Misi Medis SAMS Melakukan Prosedur Jantung Tingkat Lanjut di Idlib
(Foto: SANA)

IDLIB (Arrahmah.id) - Sebuah misi dari Syrian American Medical Society (SAMS) telah menangani sekitar 60 pasien dan melakukan serangkaian prosedur jantung tingkat lanjut di rumah sakit kardiologi mereka di Idlib, termasuk penggantian katup berisiko tinggi menggunakan jalur arteri alternatif.

Prosedur-prosedur tersebut dilaksanakan minggu ini dalam kerangka misi "Bridges of Recovery – SAMS 15", yang mempertemukan dokter spesialis tamu dengan tim medis setempat, demikian disampaikan kantor media SAMS kepada SANA.

Tim tersebut melakukan 15 prosedur penggantian katup aorta transkateter (TAVR)—termasuk dua prosedur penggantian katup pulmonal transkateter (TPVR)—serta lima prosedur valvuloplasti mitral dengan balon dan empat penutupan defek septum atrium.

Para dokter juga melakukan 25 pemeriksaan ekokardiografi transesofageal, sembilan kateterisasi jantung kanan dan kiri, satu prosedur ablasi septum alkohol, dan satu prosedur untuk menangani koarktasio aorta.

Dr. Ibrahim Qassas, seorang ahli kardiologi intervensi yang tergabung dalam misi tersebut, mengatakan bahwa sekitar 60 pasien dari berbagai wilayah di Suriah telah menerima perawatan, termasuk mereka yang membutuhkan tindakan intervensi jantung tingkat lanjut.

Dr. Akram Qawsara, ahli kardiologi intervensi spesialis penyakit katup jantung, menyatakan bahwa banyak pasien mengalami penyempitan katup mitral atau aorta yang sudah parah.

Sebagian besar prosedur dilakukan dengan metode invasif minimal, menggunakan kateter kecil yang dimasukkan melalui pangkal paha atau tangan. Ia menambahkan bahwa misi ini juga bertujuan untuk mentransfer keahlian kepada tim medis setempat.

Dalam salah satu kasus yang paling kompleks, para dokter menangani pasien berusia sekitar 70 tahun yang sebelumnya pernah menjalani operasi jantung terbuka serta memiliki riwayat stroke dan penyempitan pembuluh darah (stenosis) di beberapa titik.

Dr. Hassan Khawam, anggota tim misi, mengatakan bahwa pasien tersebut tidak dapat menjalani penggantian katup melalui arteri femoralis, sehingga dokter melakukan prosedur melalui arteri karotis dengan melibatkan ahli bedah vaskular dan tim multidisiplin. Prosedur tersebut berhasil dilakukan, ujarnya.

SAMS menyatakan bahwa misi ini merupakan bagian dari upaya untuk memperluas akses terhadap layanan kardiologi spesialis di Suriah, memperkuat kapasitas medis setempat, dan mengurangi kebutuhan pasien untuk berobat ke luar negeri.

SAMS, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, telah membuka pusat kardiologi terpadu di Idlib pada April 2025. (haninmazaya/arrahmah.id)