Memuat...

Pakistan Siap untuk Pembicaraan Tingkat Pemerintah dengan Imarah Islam

Hanin Mazaya
Jumat, 28 Agustus 2026 / 16 Rabiulawal 1448 12:34
Pakistan Siap untuk Pembicaraan Tingkat Pemerintah dengan Imarah Islam
(Foto: Tolo News)

ISLAMABAD (Arrahmah.id) - Pakistan telah menyatakan kesiapannya untuk mengadakan pembicaraan tingkat pemerintah dengan Imarah Islam Afghanistan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan dalam sebuah konferensi pers baru-baru ini bahwa mekanisme bilateral apa pun antara kedua negara harus disertai dengan langkah-langkah yang praktis dan dapat diverifikasi, lansir Tolo News (28/8/2026).

Tahir Hussain Andrabi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, mengatakan: "Kami tetap terbuka untuk dialog tingkat negara. Namun, keberlanjutan mekanisme apa pun akan bergantung pada langkah-langkah yang nyata dan praktis. Agar dialog dapat terlaksana, Taliban harus memastikan bahwa wilayah Afghanistan tidak digunakan untuk melawan Pakistan."

Sebelumnya, juru bicara Imarah Islam mengatakan bahwa ketegangan yang terus berlanjut antara Afghanistan dan Pakistan tidak menguntungkan kedua negara. Ia menambahkan bahwa Imarah Islam tidak menginginkan ketegangan dengan negara mana pun, khususnya Pakistan, dan sedang berupaya memulihkan hubungan antara kedua negara agar kembali normal.

Jannat Fahim Chakari, seorang analis politik, mengatakan: "Imarah Islam selalu menyatakan bahwa mereka tidak menginginkan ketegangan dengan Pakistan. Kami berharap Pakistan juga akan menunjukkan dalam praktiknya bahwa mereka tidak menginginkan ketegangan dengan Afghanistan dan meyakini pentingnya dialog. Ketegangan antara kedua negara memang tidak menguntungkan pihak mana pun."

Sementara itu, klaim Pakistan bahwa pihak lawan mereka menggunakan wilayah Afghanistan, serta apa yang disebut oleh Imarah Islam sebagai tindakan Pakistan dalam mendukung dan mempersenjatai lawan-lawan mereka, telah berkontribusi pada ketegangan yang terus berlanjut di antara kedua negara.

Masih harus dilihat berapa lama ketegangan ini akan berlangsung. (haninmazaya/arrahmah.id)