Memuat...

Pemukim 'Israel' Serang Warga Palestina, Bakar Traktor dan Kendaraan

Zarah Amala
Selasa, 29 September 2026 / 18 Rabiulakhir 1448 12:45
Pemukim 'Israel' Serang Warga Palestina, Bakar Traktor dan Kendaraan
Pasukan pendudukan 'Israel' melakukan penggerebekan di Tepi Barat. (Foto: Cuplikan video, via QNN)

RAMALLAH (Arrahmah.id) - Pasukan 'Israel' melakukan serangkaian penggerebekan di berbagai wilayah Tepi Barat yang diduduki pada Senin (28/9/2026), memasuki rumah-rumah warga, melakukan penangkapan, dan memperketat pemeriksaan di sejumlah pos pemeriksaan.

Penggerebekan dilaporkan terjadi di Kafr Malik, al-Mazra'a al-Sharqiya, al-Bireh, Umm al-Sharayet, Ramallah, Hebron, Biddu, Kafr Aqab, kamp pengungsi Qalandiya, Tammun, Awarta, Sebastia, Anin, Jaba', Tuqu' dan al-Samou'.

Operasi tersebut berlangsung bersamaan dengan serangan pemukim 'Israel' terhadap warga dan properti Palestina di sejumlah wilayah.

Di Sinjil dan Turmus Ayya, utara Ramallah, pemukim dilaporkan mencuri hasil panen zaitun milik warga Palestina menjelang musim panen. Di Kafr Haris, pemukim juga dilaporkan memasuki wilayah tersebut dengan perlindungan pasukan 'Israel' dan melakukan ritual keagamaan.

Di sekitar Ramallah, pemukim 'Israel' menyerang Ras Karkar dan Deir Abu Mashal.

Menurut sumber lokal yang dikutip Anadolu, pemukim membakar sebuah traktor pertanian dan sebuah truk di kawasan al-Shaab al-Ghuwait, Ras Karkar. Di Deir Abu Mashal, mereka menyerang sebuah rumah Palestina dan membakar kendaraan yang diparkir di halaman rumah tersebut.

WAFA juga melaporkan pemukim mencuri hasil panen zaitun di Sinjil dan Turmus Ayya serta membakar sebuah kendaraan di Deir Abu Mashal.

Serangan berlangsung menjelang musim panen zaitun, periode ketika petani Palestina kerap menghadapi pembatasan akses ke lahan dan serangan pemukim.

Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok Palestina mencatat 628 serangan pemukim 'Israel' di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sepanjang Agustus. Jika digabung dengan serangan pasukan 'Israel', lembaga tersebut mencatat 2.030 serangan terhadap warga, properti dan situs keagamaan Palestina selama bulan tersebut.

Di Yerusalem Timur yang diduduki, polisi 'Israel' dilaporkan memerintahkan pemilik 56 toko dan usaha di kawasan al-Qattanin, serta sebuah cabang Universitas Al-Quds di Kota Tua, untuk menutup usahanya selama perayaan Sukkot.

Penutupan tersebut berlangsung ketika kelompok pemukim 'Israel' memasuki kawasan tersebut dengan perlindungan aparat keamanan.

Puluhan pemukim juga memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa melalui Gerbang Mughrabi pada Senin (28/9) dengan pengawalan polisi. Pasukan 'Israel' memperketat pengamanan di sekitar Al-Aqsha dan Kota Tua serta membatasi akses dan pergerakan warga Palestina.

Menteri Keamanan Nasional 'Israel' Itamar Ben-Gvir juga dilaporkan memasuki kompleks Al-Aqsha dengan pengawalan polisi selama berlangsungnya perayaan Sukkot.

Rangkaian penggerebekan dan serangan tersebut terjadi di tengah eskalasi kekerasan di Tepi Barat sejak perang Gaza dimulai pada Oktober 2023.

Menurut data Palestina yang dikutip Anadolu, 1.206 warga Palestina, termasuk 254 anak-anak, tewas, sekitar 13.350 orang terluka, dan lebih dari 24.600 orang ditangkap dalam periode tersebut. Angka itu merupakan data dari pihak Palestina dan tidak menunjukkan rincian verifikasi independen untuk setiap kasus. (zarahamala/arrahmah.id)