Memuat...

Rudal Generasi Baru Iran Langsung Sasar Tel Aviv Pasca Pemimpin Tertinggi Resmi Ditunjuk

Zarah Amala
Senin, 9 Maret 2026 / 20 Ramadan 1447 11:14
Rudal Generasi Baru Iran Langsung Sasar Tel Aviv Pasca Pemimpin Tertinggi Resmi Ditunjuk
Bola api menerangi Tel Aviv setelah serangan rudal Iran (AFP)

TEHERAN (Arrahmah.id) - Situasi di Timur Tengah semakin memanas pada Senin (9/3/2026) setelah Iran meluncurkan gelombang ke-30 operasi Janji Setia 4. Serangan rudal generasi baru ini merupakan aksi militer pertama di bawah perintah Pemimpin Tertinggi yang baru, Mojtaba Khamenei. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) secara resmi menyatakan kesetiaan mereka kepada Mojtaba dan bersumpah akan membuat sekutu AS-'Israel' menyesal telah menyerang Iran.

Sebagai balasan, militer 'Israel' (IDF) mengumumkan dimulainya gelombang serangan udara baru yang menyasar infrastruktur strategis di pusat kota Iran, bersamaan dengan gempuran terhadap posisi Hizbullah di Lebanon. IDF juga mengeklaim telah menargetkan markas Angkatan Udara IRGC di jantung kota Teheran dalam operasi gabungan tersebut.

Serangan rudal Iran fajar tadi menyebabkan kepanikan di wilayah tengah dan utara 'Israel'. Media 'Israel', termasuk Haaretz dan Channel 12, melaporkan bahwa serangan terbaru ini melibatkan bom curah (fragmentasi) yang menyebabkan kerusakan signifikan di kota Rishon LeTsiyon, selatan Tel Aviv.

Tim medis 'Israel' mengonfirmasi seorang wanita terluka akibat terkena serpihan rudal di wilayah tersebut. Pihak kepolisian menegaskan bahwa kerusakan di lokasi bukan disebabkan oleh sisa pencegatan pertahanan udara, melainkan hantaman langsung hulu ledak inshiyariyah (pecahan).

Sirine bahaya terus meraung di Tel Aviv dan sekitarnya saat gelombang rudal baru dilaporkan memasuki wilayah udara 'Israel' dari arah timur.

Militer Amerika Serikat melaporkan kabar duka dengan bertambahnya jumlah tentara mereka yang gugur. Prajurit ketujuh dinyatakan tewas akibat luka-luka pasca serangan balasan Iran pekan lalu. Kabar ini muncul hanya sehari setelah Presiden Donald Trump menghadiri upacara pemulangan jenazah enam personel militer AS lainnya yang tewas di awal konflik.

Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai penerus ayahnya, Ali Khamene, yang terbunuh pada serangan 28 Februari lalu, telah mengubah dinamika perlawanan Iran. IRGC mengeluarkan pernyataan tegas bahwa di bawah komando Mojtaba, Iran akan meningkatkan intensitas serangannya hingga musuh-musuh mereka bertekuk lutut. (zarahamala/arrahmah.id)