JAKARTA (Arrahmah.id) - Momen mengejutkan sekaligus memprihatinkan datang dari perairan Selat Hormuz. Seorang konten kreator asal Indonesia, Andrian Umar atau yang dikenal dengan akun Instagram @andrianumar, membagikan pengalaman tak terduga saat berlayar dan berpapasan dengan kapal tanker GMT Gamsunoro milik Pertamina.
Dalam unggahannya, Andrian memperlihatkan kondisi kapal GMT Gamsunoro yang pada 18 April terlihat telah melempar jangkar.
Hal ini terjadi setelah kembali memanasnya situasi geopolitik yang menyebabkan penutupan Selat Hormuz oleh Iran.
Tak hanya merekam dari kejauhan, Andrian juga mencoba melakukan komunikasi melalui radio dengan kapal tersebut.
Tujuannya sederhana, yakni menyapa dan menanyakan kabar sesama pelaut Indonesia yang ia harapkan berada di atas kapal milik perusahaan pelat merah tersebut.
Percakapan yang berlangsung dalam bahasa Inggris itu direkam menggunakan telepon genggamnya.
Namun, dari komunikasi tersebut, Andrian justru menemukan fakta yang mengejutkan. Seluruh awak kapal GMT Gamsunoro ternyata merupakan warga negara India, tanpa satu pun Warga Negara Indonesia (WNI).
Reaksi Andrian pun terekam jelas dalam video tersebut. Ia mengaku kaget sekaligus kecewa, mengingat kapal tersebut merupakan milik perusahaan nasional Indonesia.
“Karena aku berharap ada orang Indonesia. Syok pasti!” ujarnya.
“Sebagai putra bangsa pasti kecewa,” tambahnya.
Unggahan itu pun langsung menarik perhatian warganet. Ratusan komentar membanjiri postingan tersebut.
Sebagian memberikan dukungan terhadap sikap nasionalisme Andrian, sementara yang lain mengaku sedih mengetahui fakta bahwa kapal milik Indonesia justru diawaki sepenuhnya oleh tenaga asing.
Peristiwa ini kembali memunculkan perbincangan mengenai keterlibatan tenaga kerja Indonesia di sektor maritim, khususnya pada kapal-kapal milik perusahaan nasional yang beroperasi di jalur internasional.
(ameera/arrahmah.id)
