Memuat...

Rudal Kheibar Shekan Kembali Gempur Tel Aviv, Sirine Bahaya Mengudara di 'Israel' Tengah

Zarah Amala
Sabtu, 7 Maret 2026 / 18 Ramadan 1447 08:58
Rudal Kheibar Shekan Kembali Gempur Tel Aviv, Sirine Bahaya Mengudara di 'Israel' Tengah
Sebuah rudal Iran terbang di atas Tel Aviv di tengah upaya untuk mencegatnya (Associated Press)

TEL AVIV (Arrahmah.id) - Ledakan dahsyat mengguncang kota Tel Aviv dan wilayah barat Ramallah pada Jumat malam (6/3/2026), bersamaan dengan suara sirine peringatan yang meraung-raung di seluruh wilayah Tel Aviv Raya serta area luas di 'Israel' tengah dan selatan. Eskalasi ini terjadi setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke-24 sebagai bagian dari operasi Janji Setia 4.

IRGC menegaskan bahwa gelombang terbaru ini berhasil menghantam target-target di jantung kota Tel Aviv. Markas Militer Khatam al-Anbiya yang berafiliasi dengan Angkatan Bersenjata Iran mengonfirmasi penggunaan rudal balistik jarak menengah jenis Kheibar Shekan dalam serangan tersebut, rudal yang dikenal memiliki kemampuan manuver tinggi untuk menembus sistem pertahanan udara.

Media 'Israel', termasuk Channel 12, melaporkan serangkaian insiden keamanan yang terjadi secara bersamaan. Terdeteksi setidaknya satu rudal Iran yang membawa hulu ledak fragmentasi (pecahan) menuju 'Israel' tengah. Jenis hulu ledak ini dirancang untuk menciptakan kerusakan luas dan lebih sulit dicegat secara sempurna.

Area peringatan bahaya meluas hingga ke kota Nahariya di utara setelah terdeteksi adanya infiltrasi pesawat nirawak (drone) yang berhasil menembus wilayah udara. Koresponden Al Jazeera melaporkan adanya tiga rudal yang melintasi wilayah udara kota Aqaba, Yordania, menuju Negev di 'Israel' selatan tanpa berhasil dicegat di wilayah udara Yordania.

Komando Front Dalam Negeri 'Israel' menginstruksikan jutaan penduduk di wilayah tengah dan selatan untuk segera memasuki ruang pelindung (bunker). Meskipun otoritas 'Israel' mengklaim satu rudal jatuh di area terbuka dan satu lainnya berhasil dicegat di langit Tel Aviv, saksi mata melaporkan dentuman sangat keras yang mengindikasikan upaya pencegatan intensif atau hantaman proyektil di area pemukiman.

Serangan terbaru ini terjadi saat perang memasuki hari ketujuh, di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional akan berubahnya konflik menjadi perang regional skala penuh. (zarahamala/arrahmah.id)