Memuat...

Serangan 'Israel' Sasar Kendaraan Dapur Amal dan Permukiman Warga di Gaza

Zarah Amala
Selasa, 3 November 2026 / 24 Jumadilawal 1448 11:59
Serangan 'Israel' Sasar Kendaraan Dapur Amal dan Permukiman Warga di Gaza
Serangan 'Israel' Tewaskan Lima Warga Gaza (media sosial)

GAZA (Arrahmah.id) - Lima warga Palestina gugur pada Senin (2/11) akibat serangan 'Israel' di sejumlah wilayah Jalur Gaza, termasuk seorang pria yang meninggal setelah mengalami luka dalam serangan sehari sebelumnya. Serangan tersebut terjadi meski kesepakatan gencatan senjata masih berlaku, menurut laporan Quds News Network (QNN).

Dengan pembaruan tersebut, jumlah korban gugur yang dilaporkan pada hari itu bertambah dari empat menjadi lima orang.

Sumber-sumber medis menyebut rumah sakit di Gaza menerima 15 jenazah dan 38 korban luka dalam 48 jam terakhir. Jumlah tersebut mencakup korban serangan terbaru, orang-orang yang meninggal akibat luka dari serangan sebelumnya, serta jenazah yang berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan.

Di wilayah barat laut Khan Yunis, Mahmoud Jihad Mahmoud Quffa gugur dalam serangan 'Israel' di kawasan Al-Yabani, menurut sumber lokal dan medis yang dikutip QNN.

Warga Palestina lainnya, Asaad Qishta, gugur dalam serangan di dekat Sumur 19, sebelah barat daya Khan Yunis. Sejumlah orang lainnya terluka, termasuk seorang anak perempuan.

Di Gaza tengah, Ibrahim Amer Al-Saaydeh gugur setelah sebuah pesawat nirawak jenis quadcopter milik 'Israel' menjatuhkan bom ke arahnya di sebelah timur Desa Al-Masdar.

Di Kota Gaza, Hani Hamed Kahil gugur dan lima warga Palestina lainnya terluka ketika serangan 'Israel' menghantam sebuah kendaraan di dekat Masjid Al-Hidaya, sekitar Bundaran Al-Khour, kawasan Tel Al-Hawa.

Serangan terpisah melukai tiga warga Palestina di dalam sebuah minibus milik dapur amal di Jalan Burham, kawasan Al-Zeitoun, tenggara Kota Gaza.

Sejumlah warga Palestina lainnya mengalami luka ringan setelah sebuah tenda menjadi sasaran serangan di sebelah barat Supermarket Abu Amra, Kamp Pengungsi Nuseirat, Gaza tengah.

Pada Senin (2/11) malam, Yousef Abu Younis meninggal akibat luka yang dideritanya dalam serangan 'Israel' terhadap pos kepolisian di Al-Mawasi, sebelah barat Khan Yunis, pada Ahad sebelumnya.

Serangan terbaru itu menyusul laporan mengenai penembakan, tembakan artileri, dan serbuan pasukan 'Israel' di sejumlah wilayah Gaza.

Saksi mata yang dikutip kantor berita Anadolu mengatakan pasukan 'Israel' menghancurkan rumah-rumah dan bangunan sipil di sebelah timur Al-Masdar, di luar area penempatan pasukan mereka. Serbuan dan penghancuran tersebut memaksa sejumlah keluarga meninggalkan rumah.

Kendaraan militer 'Israel' juga melepaskan tembakan ke arah wilayah timur dan selatan Khan Yunis. Sementara itu, kawasan timur Kota Gaza menjadi sasaran tembakan artileri dan senjata api. Kapal-kapal perang 'Israel' turut melepaskan tembakan ke arah pesisir Gaza.

Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan jumlah kumulatif korban sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai 74.609 warga Palestina tewas dan 175.872 lainnya terluka.

Sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 11 Oktober 2025, kementerian mencatat 1.593 warga Palestina tewas dan 5.748 lainnya terluka. Dalam periode yang sama, sebanyak 847 jenazah juga berhasil ditemukan.

Kantor Media Pemerintah Gaza mendesak para mediator dan masyarakat internasional untuk menekan 'Israel' agar menghentikan pelanggaran gencatan senjata, membuka perlintasan, serta mengizinkan masuknya pasokan medis, bantuan kemanusiaan, dan bahan bakar. (zarahamala/arrahmah.id)