Memuat...

Shaheen Mendesak Ketua UNAMA untuk Menunjukkan Realitas Afghanistan kepada Dunia

Hanin Mazaya
Selasa, 21 Juli 2026 / 7 Safar 1448 17:55
Shaheen Mendesak Ketua UNAMA untuk Menunjukkan Realitas Afghanistan kepada Dunia
(Foto: Tolo News)

DOHA (Arrahmah.id) - Kepala kedutaan Imarah Islam Afghanistan di Doha menyambut baik penunjukan Rabab Fatima sebagai Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Afghanistan dan kepala Misi Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Afghanistan (UNAMA).

Ia menyatakan harapan bahwa, dengan mempertimbangkan nilai-nilai agama dan budaya Afghanistan, ia akan bekerja untuk mengatasi tantangan negara dan memperkuat keterlibatan dengan komunitas internasional.

Suhail Shaheen mengatakan kepada Tolo News: "Kami berharap perwakilan PBB yang baru akan bekerja, dengan mempertimbangkan agama, budaya, dan realitas Afghanistan, untuk membantu menyelesaikan masalah negara, menciptakan pemahaman yang lebih besar antara Afghanistan dan komunitas internasional, menampilkan citra Afghanistan yang sebenarnya kepada dunia, dan pada akhirnya memfasilitasi pengalihan kursi Afghanistan di Perserikatan Bangsa-Bangsa ke Emirat Islam."

Richard Lindsay, Utusan Khusus Inggris untuk Afghanistan, juga menyambut baik penunjukan Rabab Fatima dan mengatakan ia berharap dapat bekerja sama dengannya, lansir Tolo News (21/7/2026).

Sayed Bilal Fatemi, seorang pakar hubungan internasional, mengatakan: "Pengangkatannya sebagai kepala UNAMA dapat memberikan dampak positif karena ia memiliki pengalaman regional. Kami juga berharap bahwa, seperti Rosemary DiCarlo dan Roza Otunbayeva, ia akan mengadopsi pendekatan konstruktif untuk mendukung Afghanistan."

Sementara itu, sejumlah analis politik mengatakan perubahan kepemimpinan di UNAMA dapat menciptakan peluang baru untuk mempersempit kesenjangan antara Kabul dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Namun, mereka percaya keberhasilan misinya akan bergantung pada pembangunan kepercayaan antara kedua pihak dan cara dialog dilakukan.

Fayaz Safi, seorang analis politik, mengatakan: "Kami menyambut baik pengangkatan ini. Tetapi jika komunitas internasional tidak menunjukkan ketulusan dalam praktik, jika aset Afghanistan tidak dicairkan, jika masalah rakyat tidak ditangani, dan jika kursi Afghanistan di Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak diserahkan, misi ini juga akan gagal menghasilkan hasil yang signifikan bagi Afghanistan."

Waheed Faqiri, seorang pakar hubungan internasional, juga mengatakan: "Pengangkatan Rabab Fatima dapat memberikan kesempatan untuk meningkatkan hubungan, memperluas keterlibatan, dan bergerak menuju pengakuan internasional Afghanistan. Namun, pencapaian tujuan ini juga akan bergantung pada kemajuan di bidang-bidang tertentu, termasuk hak-hak perempuan."

Pekan lalu, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menunjuk Rabab Fatima, seorang diplomat Bangladesh dan mantan Wakil Sekretaris Jenderal PBB, sebagai Perwakilan Khususnya untuk Afghanistan dan kepala baru UNAMA.

Ia akan memimpin operasi dan kegiatan organisasi tersebut di Afghanistan. (haninmazaya/arrahmah.id)