Memuat...

Teolog Azerbaijan Ditahan Usai Kritik Aturan Hijab di Sekolah

Hanoum
Rabu, 30 September 2026 / 19 Rabiulakhir 1448 04:01
Teolog Azerbaijan Ditahan Usai Kritik Aturan Hijab di Sekolah
Abgul Suleymanov. [Foto: OC Media]

BAKU (Arrahmah.id) -- Teolog Syiah Azerbaijan Abgul Suleymanov ditahan selama 30 hari setelah mengkritik aturan baru mengenai pakaian siswa di sekolah negeri yang dinilai membatasi penggunaan hijab. Suleymanov dibawa dari sekitar rumahnya di Baku pada malam 22 September 2026 dan pada 24 September dijatuhi hukuman penahanan administratif selama 30 hari oleh pengadilan.

Menurut keluarganya, seperti dilansir OC Media (25/9/2026), penahanan tersebut diduga kuat terkai dengan unggahan Suleymanov di media sosial yang menentang pembatasan hijab, sementara polisi dan pengadilan belum mengungkap pasal spesifik yang menjadi dasar penahanannya.

Kontroversi tersebut bermula setelah Kabinet Menteri Azerbaijan pada 21 September mengubah ketentuan mengenai seragam siswa sekolah negeri. Keputusan itu melarang penggunaan elemen pakaian tambahan yang mengganggu keseragaman seragam sekolah atau dianggap tidak sesuai dengan prinsip sekularisme pendidikan umum.

Perubahan aturan tersebut segera memicu perdebatan mengenai apakah ketentuan baru itu secara efektif melarang siswi mengenakan hijab di sekolah negeri.

OC Media melaporkan bahwa karena hijab bukan bagian dari seragam sekolah yang ditentukan, ketentuan mengenai pakaian tambahan yang tidak sesuai dengan prinsip sekularisme dapat ditafsirkan sebagai pembatasan terhadap penggunaannya.

Suleymanov kemudian menyampaikan kritik melalui media sosial. Menurut laporan JAMnews, ia menentang pembatasan terhadap siswi yang mengenakan hijab dan menyatakan bahwa jika larangan tersebut benar-benar diberlakukan, ia lebih memilih masuk penjara.

Beberapa hari kemudian, ia ditahan di dekat rumahnya. Istrinya, Zahra Suleymanova, mengatakan kepada Meydan TV bahwa keluarga sempat tidak mengetahui lokasi penahanannya setelah ia dibawa pergi pada malam 22 September. Lalu pada 24 September, pengadilan menjatuhkan hukuman penahanan administratif selama 30 hari terhadap Suleymanov.

Perdebatan mengenai hijab di sekolah Azerbaijan sebenarnya bukan persoalan baru. Pada Maret 2026, sejumlah sekolah dilaporkan melarang atau membatasi siswi yang mengenakan hijab untuk mengikuti kegiatan belajar. OC Media sebelumnya melaporkan kasus di sejumlah sekolah, termasuk di Mehdiabad, Imishli, dan Sumgayit. (hanoum/arrahmah.id)