Memuat...

Turki Mengatakan Tidak Ada Perubahan pada Sistem S-400 Rusia di Tengah Pembicaraan AS Tentang F-35

Hanin Mazaya
Sabtu, 13 Desember 2025 / 23 Jumadilakhir 1447 06:22
Turki Mengatakan Tidak Ada Perubahan pada Sistem S-400 Rusia di Tengah Pembicaraan AS Tentang F-35
Turki Mengatakan Tidak Ada Perubahan pada Sistem S-400 Rusia di Tengah Pembicaraan AS Tentang F-35

ANKARA (Arrahmah.id) - Turki dan Amerika Serikat sedang membahas sanksi AS dan hambatan bagi Ankara untuk bergabung kembali dengan program jet F-35, tetapi tidak ada perubahan terkait kepemilikan sistem pertahanan udara S-400 Rusia, kata kementerian pertahanan pada Jumat (12/12/2025).

Sekutu NATO ini telah berselisih sejak tahun 2020 ketika Washington mengeluarkan Ankara dari program jet tempur Lockheed Martin dan menjatuhkan sanksi atas akuisisi S-400 oleh Turki, yang oleh Washington disebut sebagai ancaman keamanan, lansir Reuters.

Turki mengatakan langkah itu tidak adil. Kedua pihak mengatakan mereka berharap sanksi CAATSA dan hukum AS dapat diatasi pada masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump sehingga Turki dapat membeli jet tersebut dan kembali ke program manufaktur. Duta Besar AS untuk Ankara, Tom Barrack, mengatakan pada Rabu bahwa diskusi terus berlanjut mengenai masalah ini, tetapi mencatat bahwa hukum AS tidak akan mengizinkan Turki untuk mengoperasikan atau memiliki sistem S-400 jika ingin kembali ke program F-35.

Menanggapi komentar Barrack dalam konferensi pers, Kementerian Pertahanan Turki mengatakan: “Tidak ada perkembangan baru terkait sistem pertahanan udara S-400, yang telah menjadi agenda dalam beberapa hari terakhir.”

Diskusi diplomatik Turki dengan AS terus berlanjut “mengenai pencabutan sanksi dan hambatan terhadap pengadaan F-35 dan penerimaan kembali negara kami ke dalam program tersebut,” katanya.

“Menangani proses terkait proyek F-35 dalam semangat aliansi, melalui dialog bersama dan konsultasi konstruktif, akan memberikan kontribusi positif bagi hubungan bilateral,” tambah kementerian tersebut. Menteri Luar Negeri Hakan Fidan mengatakan pekan lalu bahwa ia yakin Turki dan AS akan menemukan cara untuk mencabut sanksi Amerika “segera.”

Washington mengatakan S-400 menimbulkan ancaman bagi jet tempur F-35 dan sistem pertahanan NATO yang lebih luas. Turki menolak hal itu dan mengatakan S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam NATO. (haninmazaya/arrahmah.id)