Memuat...

Warning dari Abu Ubaidah, 'Israel akan Perluas Perang ke Negara Arab Lain!'

Zarah Amala
Senin, 9 Maret 2026 / 20 Ramadan 1447 10:06
Warning dari Abu Ubaidah, 'Israel akan Perluas Perang ke Negara Arab Lain!'
Abu Ubaidah juru bicara militer Brigade Al-Qassam, sayap militer gerakan perlawanan Palestina Hamas. (Foto: cuplikan video)

GAZA (Arrahmah.id) - Juru bicara militer Brigade Al-Qassam, Abu Ubaidah, merilis pernyataan resmi pada Sabtu (7/3/2026) yang menyerukan persatuan seluruh bangsa Arab dan umat Islam di tengah meluasnya agresi 'Israel' di kawasan Timur Tengah. Abu Ubaidah memperingatkan bahwa 'Israel' memiliki rencana sistematis untuk memperluas cakupan perang hingga menjangkau lebih banyak negara Arab dan Islam jika tidak dihadapi dengan kekuatan kolektif.

Dalam pidatonya, Abu Ubaidah memberikan apresiasi khusus kepada para pejuang Hizbullah di Lebanon yang terus melakukan kontak senjata sengit dengan pasukan 'Israel'. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai hak sah dalam membela kedaulatan nasional. "Kami memberkati aksi heroik para mujahidin perlawanan Islam di Lebanon karena telah menghadapi pasukan Zionis yang agresif dan menimbulkan kerugian besar pada mereka," tegasnya.

Abu Ubaidah menegaskan bahwa perlawanan di Lebanon adalah bagian dari perjuangan regional yang lebih luas untuk membela tanah air dari operasi militer 'Israel' yang terus merembet. Ia menuding 'Israel' sengaja memicu eskalasi di berbagai front, termasuk Gaza, Lebanon, hingga ketegangan dengan Iran, sebagai upaya untuk mengubah peta kekuatan di kawasan.

Tokoh ikonik Al-Qassam ini mendesak populasi Arab dan Muslim untuk tidak tinggal diam. "Persatuan di antara bangsa-bangsa kita sangat penting untuk menghadapi skema musuh," tambahnya.

Pernyataan ini muncul di saat situasi di perbatasan Lebanon-'Israel' semakin memanas, bertepatan dengan serangan udara besar-besaran AS-'Israel' ke Iran yang telah berlangsung selama satu pekan terakhir. Abu Ubaidah memposisikan konflik saat ini bukan lagi sekadar perang lokal di Gaza, melainkan konfrontasi besar yang mengancam stabilitas seluruh dunia Islam. (zarahamala/arrahmah.id)