JAKARTA (Arrahmah.id) – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri pendaftaran Partai Gerakan Rakyat sebagai partai politik di Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).
Kehadiran Anies menjadi sorotan karena partai tersebut secara terbuka menyatakan dukungannya agar ia maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2029.
Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Ahmad Rofiq, menyampaikan bahwa partainya memiliki komitmen untuk mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden apabila telah memenuhi seluruh persyaratan sebagai peserta Pemilu 2029.
Menurutnya, Anies merupakan figur yang memiliki kedekatan dengan semangat perjuangan partai tersebut.
Dalam kesempatan itu, Anies menyampaikan apresiasi kepada para pengurus dan relawan yang telah membangun Partai Gerakan Rakyat hingga mampu mendaftarkan diri sebagai partai politik.
Ia menilai proses tersebut merupakan bagian dari penguatan demokrasi dan membuka ruang partisipasi masyarakat dalam kehidupan politik nasional.
Meski mendapat dukungan untuk maju pada Pilpres 2029, Anies belum memberikan pernyataan mengenai kesediaannya menjadi calon presiden.
Ia lebih menekankan pentingnya membangun organisasi politik yang sehat, memperkuat gagasan, serta menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Partai Gerakan Rakyat sebelumnya dikenal sebagai wadah yang dihuni banyak relawan pendukung Anies.
Setelah menyelesaikan proses konsolidasi organisasi dan verifikasi di berbagai daerah, partai tersebut resmi mendaftarkan diri ke Kementerian Hukum sebagai salah satu tahapan untuk menjadi peserta Pemilu 2029.
Pendaftaran Partai Gerakan Rakyat sekaligus menjadi awal perjalanan partai menuju proses verifikasi oleh otoritas terkait.
Apabila seluruh persyaratan administrasi dan faktual terpenuhi, partai tersebut berpeluang mengikuti tahapan berikutnya untuk menjadi peserta Pemilu 2029.
(ameera/arrahmah.id)
