Memuat...

Baku Tembak di Pos Pemeriksaan Hebron, 6 Tentara 'Israel' Terluka

Hanoum
Sabtu, 24 Oktober 2026 / 14 Jumadilawal 1448 05:33
Baku Tembak di Pos Pemeriksaan Hebron, 6 Tentara 'Israel' Terluka
Tentara Israel dan petugas layanan darurat berdiri di dekat ambulans dan kendaraan setelah serangan di Hebron. [Foto: Mahmoud Illean/AP]

HEBRON (Arrahmah.id) -- Sedikitnya enam tentara 'Israel' mengalami luka-luka dan dua warga Palestina tewas dalam insiden baku tembak sengit di sebuah pos pemeriksaan militer di dekat Kota Hebron, kawasan selatan Tepi Barat yang diduduki.

Berdasarkan laporan The New Arab dan Financial Times (23/10/2026), peristiwa tersebut terjadi pada Jumat pagi di pos pemeriksaan sisi utara Hebron ketika kontak senjata meletus antara pasukan keamanan dan dua pria bersenjata Palestina.

Otoritas militer 'Israel' mengonfirmasi bahwa enam tentaranya terluka akibat terkena tembakan, dengan sedikitnya dua personel dilaporkan berada dalam kondisi kritis dan langsung dievakuasi untuk penanganan medis darurat.

Di lokasi kejadian, dua warga Palestina berusia 20-an tahun dilaporkan tewas di tempat usai terkena tembakan balasan dari pasukan penjaga perbatasan, sebelum otoritas militer menutup akses serta memblokade penuh area sekitar pos pemeriksaan.

Insiden bersenjata ini langsung memicu gejolak politik di Yerusalem menjelang pelaksanaan pemilu nasional 'Israel'.

Mengutip pernyataan resmi Partai Likud, sebagaimana dilansir The New Arab (23/10), Perdana Menteri Benjamin Netanyahu segera menginstruksikan pembatalan seluruh agenda dan kegiatan kampanye politik partainya pada Jumat pagi menyusul apa yang ia sebut sebagai serangan serius tersebut.

Merespons peristiwa itu, Menteri Keamanan Nasional 'Israel' yang berhaluan sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, mengeluarkan pernyataan keras yang menyerukan pembubaran serta demiliterisasi total Otoritas Palestina (PA), dengan dalih perlunya penumpasan infrastruktur bersenjata di Tepi Barat.

Kendati demikian, laporan lapangan mencatat hingga saat ini belum ditemukan indikasi keterlibatan institusional Otoritas Palestina dalam baku tembak di pos pemeriksaan tersebut. (hanoum/arrahmah.id)