Memuat...

Imarah Islam Serukan Koordinasi yang Lebih Erat dengan UNAMA

Hanin Mazaya
Jumat, 23 Oktober 2026 / 13 Jumadilawal 1448 17:02
Imarah Islam Serukan Koordinasi yang Lebih Erat dengan UNAMA
Suhail Shaheen. (Foto: REUTERS/Tatyana Makeyeva)

DOHA (Arrahmah.id) - Duta Besar Imarah Islam Afghanistan untuk Qatar menekankan perlunya koordinasi antara Imarah Islam Afghanistan dan Misi Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Afghanistan (UNAMA).

Dalam keterangannya kepada Tolo News, Suhail Shaheen meminta kepala UNAMA yang baru untuk menyoroti berbagai pencapaian Imarah Islam dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB maupun dalam laporan triwulanan mengenai situasi di Afghanistan, guna membantu menjembatani kesenjangan antara Imarah Islam dan komunitas internasional.

Suhail Shaheen mengatakan: “Kami berharap masa jabatan Ibu Rabab Fatima sebagai kepala UNAMA akan berjalan sukses. Beliau sebaiknya menyajikan gambaran nyata mengenai Afghanistan dan pencapaian-pencapaiannya dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB, alih-alih hanya berfokus pada kritik dan aspek-aspek negatif.”

Pembentukan pemerintahan yang inklusif, pemberantasan terorisme dan narkotika, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia merupakan beberapa prasyarat yang ditetapkan oleh komunitas internasional untuk mengakui legitimasi pemerintahan saat ini.

Sementara itu, pihak Imarah Islam terus mendesak penghapusan nama para pejabat mereka dari daftar hitam, pencairan aset Afghanistan, serta pemberian kursi tetap Afghanistan di Perserikatan Bangsa-Bangsa kepada pemerintahan yang sekarang berkuasa.

Analis politik Mohibullah Sharif menyatakan: “Mungkin terdapat perbedaan pandangan; Imarah Islam lebih menekankan pada realitas di dalam negeri, sementara komunitas internasional bersikeras pada prinsip-prinsip keamanan yang diakui secara global. Meski demikian, masih ada ruang untuk berdialog dan mencapai kesepahaman mengenai berbagai isu yang diperselisihkan.”

Kepala UNAMA yang baru telah resmi memulai tugasnya pada 17 Oktober dan dijadwalkan untuk memberikan laporan kepada anggota Dewan Keamanan PBB mengenai situasi di Afghanistan dalam pertemuan triwulanan keempat Dewan Keamanan PBB terkait Afghanistan, yang akan berlangsung pada akhir Desember. (haninmazaya/arrahmah.id)