Memuat...

Tiga Tahun Setelah Gugur, Al-Qassam Rilis Rekaman Ayman Nofal, Komandan Brigade Gaza Tengah

Zarah Amala
Senin, 19 Oktober 2026 / 9 Jumadilawal 1448 12:53
Tiga Tahun Setelah Gugur, Al-Qassam Rilis Rekaman Ayman Nofal, Komandan Brigade Gaza Tengah
Ayman Nofal, komandan Brigade Gaza Tengah (Brigade Al-Qassam)

GAZA (Arrahmah.id) - Brigade Izzuddin al-Qassam, sayap militer Hamas, merilis rekaman baru yang menampilkan Ayman Nofal, komandan Brigade Gaza Tengah sekaligus anggota dewan militer umum kelompok tersebut. Rekaman itu dirilis pada Sabtu (17/10/2026), bertepatan dengan tiga tahun kematiannya.

Nofal gugur pada 17 Oktober 2023 dalam serangan udara 'Israel' yang menghantam kamp pengungsi Al-Bureij di Gaza tengah, pada hari-hari awal perang 'Israel' di Jalur Gaza.

Menurut laporan Al Jazeera pada Ahad (18/10), rekaman tersebut merupakan bagian dari serial Aqmar at-Tufan atau “Bulan-Bulan Badai Banjir”. Video itu memperlihatkan sejumlah momen dalam perjalanan militer Nofal, termasuk saat ia mengawasi latihan anggota Brigade al-Qassam dan mengikuti latihan militer dengan peluru tajam sebelum operasi Badai Al-Aqsha.

Peluncuran rekaman tersebut memicu berbagai tanggapan di media sosial. Sejumlah pengguna mengenang Nofal, yang dikenal dengan julukan Abu Ahmad, serta menyoroti perannya dalam kepemimpinan militer, intelijen, dan persiapan operasi kelompok tersebut. Sebagian juga mengenangnya sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat dan dikenal karena perilakunya.

Nofal termasuk generasi awal Brigade al-Qassam. Ia pernah memimpin Brigade Gaza, mengoordinasikan operasi ruang bersama faksi-faksi perlawanan Palestina, serta memimpin pelatihan militer. Ia juga pernah mengepalai badan intelijen al-Qassam sebelum kemudian memimpin operasi militer dan menjabat komandan Brigade Gaza Tengah.

Pada Juni 2023, Nofal mengungkapkan bahwa pimpinan ruang bersama tengah mengupayakan penggabungan lebih dari 40 kelompok militer di Gaza menjadi 10 sayap militer yang mewakili berbagai faksi Palestina melalui kesepakatan internal.

Nofal terlibat dalam aktivitas militer sejak Intifada Pertama pada 1987 dan Intifada Kedua pada 2000. Israel menuduhnya bertanggung jawab atas persiapan sejumlah pelaku serangan yang menimbulkan korban di 'Israel'.

Rekaman terbaru tersebut merupakan bagian dari seri yang diproduksi Brigade al-Qassam untuk mengangkat perjalanan hidup para komandan dan anggotanya yang gugur selama perang di Gaza sejak akhir 2023. (zarahamala/arrahmah.id)