Memuat...

Dinkes Sidoarjo Bantah Isu 522 Pelajar Terpapar HIV/AIDS

Ameera
Kamis, 23 Juli 2026 / 9 Safar 1448 12:46
Dinkes Sidoarjo Bantah Isu 522 Pelajar Terpapar HIV/AIDS
Dinkes Sidoarjo Bantah Isu 522 Pelajar Terpapar HIV/AIDS

SIDOARJO (Arrahmah.id) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo membantah informasi yang beredar di media sosial yang menyebutkan sebanyak 522 pelajar di Kabupaten Sidoarjo terpapar HIV/AIDS.

Dinkes menegaskan bahwa angka tersebut tidak sesuai dengan data resmi yang dimiliki pemerintah.

Kepala Dinkes Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina, menyampaikan klarifikasi saat menghadiri kegiatan bersama Yayasan Delta Crisis Center di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan data resmi Dinkes, jumlah pelajar berusia 11–17 tahun yang terdiagnosis HIV/AIDS sejak tahun 2001 hingga 2026 sebanyak 60 kasus.

Dari total tersebut, sebanyak tujuh pelajar telah meninggal dunia. Dengan demikian, saat ini terdapat 53 pelajar yang masih tercatat dalam data Dinkes sebagai penyandang HIV/AIDS pada kelompok usia tersebut.

"Kalau dari data kami usia 11 sampai 17 tahun angkanya adalah 60 kasus. Ini terhitung sejak 2001 sampai 2026. Dari 60 kasus ini sudah meninggal tujuh orang. Jadi untuk saat ini tinggal 53 untuk usia 11 sampai 17 tahun," ujar Lakhsmie.

Selain itu, Dinkes juga mencatat terdapat 117 anak berusia 0–10 tahun yang pernah terdiagnosis HIV/AIDS. Dari jumlah tersebut, 35 anak telah meninggal dunia, sementara 50 anak berstatus lost to follow-up, sehingga belum diketahui apakah telah meninggal dunia atau berpindah domisili.

Lakhsmie menegaskan bahwa angka 522 kasus yang ramai diperbincangkan di media sosial bukanlah jumlah pelajar yang terpapar HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengacu pada data resmi dari instansi yang berwenang.

Dinkes Sidoarjo juga meminta masyarakat agar tidak menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

(ameera/arrahmah.id)