Memuat...

Dituduh Menyembelih Sapi, Polisi India Aniaya Pria Muslim Di Atas Mobil

Hanoum
Ahad, 10 Mei 2026 / 23 Zulkaidah 1447 12:11
Dituduh Menyembelih Sapi, Polisi India Aniaya Pria Muslim Di Atas Mobil
Tangkapan layar. [Foto: X]

GUJARAT (Arrahmah.id) -- Seorang pria Muslim di negara bagian Gujarat, India, diduga mengalami penganiayaan brutal oleh aparat kepolisian setelah dituduh terlibat dalam penyembelihan sapi ilegal. Insiden yang videonya beredar luas di media sosial itu memperlihatkan korban dipukul menggunakan tongkat sambil berteriak meminta pertolongan dengan kalimat “Oh Allah, save me”. Kasus tersebut kembali memicu sorotan terhadap isu kekerasan atas nama perlindungan sapi dan dugaan diskriminasi terhadap Muslim di India.

Dilansir Clarion India (9/5/2026), peristiwa itu terjadi di Gujarat pada awal Mei 2026. Polisi disebut menangkap seorang pria Muslim atas dugaan penyembelihan sapi, kemudian mengikatnya di bagian depan kendaraan sebelum memukulinya di depan warga. Rekaman video menunjukkan korban terus berteriak kesakitan sambil memohon pertolongan kepada Tuhan.

Dalam video yang beredar, korban terdengar berteriak, “Ya Allah, selamatkan saya,” saat sejumlah aparat memukul tubuhnya dengan tongkat. Rekaman tersebut memicu kecaman luas di media sosial serta dari kelompok hak asasi manusia yang menilai tindakan aparat sudah melampaui batas hukum dan kemanusiaan.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi lengkap dari kepolisian Gujarat mengenai alasan penggunaan kekerasan terhadap tersangka. Namun, aparat setempat menyatakan korban diperiksa terkait dugaan pelanggaran undang-undang perlindungan sapi yang berlaku ketat di Gujarat. Negara bagian itu memang memiliki salah satu aturan anti-penyembelihan sapi paling keras di India.

Kasus kekerasan terkait isu sapi di India bukan pertama kali terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah Muslim dan Dalit dilaporkan menjadi korban pengeroyokan, penghinaan, hingga pembunuhan akibat tuduhan penyembelihan sapi atau perdagangan daging sapi. Salah satu kasus paling terkenal adalah insiden flogging Una tahun 2016 di Gujarat yang memicu protes besar-besaran di India.

Media Times of India juga melaporkan bahwa isu perlindungan sapi kembali menjadi sorotan setelah sejumlah kelompok Hindu nasionalis mendesak pemerintah India memperketat hukum terkait penyembelihan sapi dan perdagangan ternak.

Sejumlah aktivis HAM menilai meningkatnya kekerasan atas nama perlindungan sapi memperlihatkan memburuknya hubungan antar komunitas di India. Mereka mendesak pemerintah India mengambil tindakan tegas terhadap aparat maupun kelompok vigilante yang melakukan kekerasan terhadap warga sipil hanya berdasarkan tuduhan sepihak. (hanoum/arrahmah.id)