BUDAUN (Arrahmah.id) -- Seorang dokter pemerintah di distrik Budaun, Uttar Pradesh, India, dikeroyok massa dan mobilnya dirusak setelah kendaraan yang dikendarainya menabrak seekor sapi hingga hewan tersebut akhirnya mati. Insiden terjadi di Desa Bichpuri pada Selasa (11/8/2026) malam, ketika dokter bernama Rahul Siddharth dalam perjalanan menuju Budaun dari tempat tugasnya di Pusat Kesehatan Masyarakat (CHC) Usawan.
Menurut polisi, seperti dilansir Times of India (12/8), kecelakaan bermula ketika mobil yang dikemudikan Siddharth menabrak sapi di jalan. Kerumunan kemudian mendatangi lokasi dan diduga menyerang dokter tersebut serta merusak kendaraannya. Sapi yang mengalami luka serius akibat kecelakaan kemudian mati.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah orang menyerang dokter dan merusak mobilnya ketika beberapa anggota polisi berada di lokasi. Rekaman tersebut kemudian menjadi perhatian publik dan mendorong polisi melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.
Sejumlah warga menuduh Siddharth mengemudi dalam keadaan mabuk dan mengklaim menemukan beberapa kaleng bir di dalam mobilnya. Namun, tuduhan tersebut belum terbukti. Polisi menyatakan hasil pemeriksaan medis terhadap Siddharth tidak menunjukkan adanya alkohol dalam tubuhnya saat kecelakaan terjadi.
“Dokter tersebut menjalani pemeriksaan medis pada Selasa dan kemudian berangkat ke Moradabad,” kata Abhishek Kumar Singh, Superintendent of Police (SP) Kota Budaun. Ia menambahkan bahwa pengaduan resmi dari dokter akan menjadi dasar bagi tindakan hukum terhadap orang-orang yang diduga melakukan kekerasan.
“Pengaduan sedang disampaikan oleh dokter hari ini. Setelah kami menerimanya, tindakan akan diambil terhadap para terdakwa berdasarkan pasal-pasal hukum yang relevan,” ujar Singh. Polisi menyatakan telah menahan empat orang untuk dimintai keterangan berdasarkan rekaman video yang beredar.
Kasus tersebut terjadi di Uttar Pradesh, negara bagian yang memiliki aturan ketat terkait perlindungan sapi. Sapi memiliki posisi religius penting bagi banyak umat Hindu di India, sehingga kecelakaan yang melibatkan hewan tersebut dalam sejumlah kasus dapat memicu ketegangan dan aksi massa.
Namun, polisi belum menyatakan bahwa kecelakaan tersebut merupakan tindakan yang disengaja. Berdasarkan informasi yang tersedia, penyebab awalnya adalah kendaraan Siddharth menabrak sapi di jalan, sedangkan proses hukum terhadap orang-orang yang menyerangnya masih berlangsung.
Penanganan kasus juga mendapat perhatian karena rekaman video menunjukkan polisi berada di sekitar lokasi ketika dokter diserang. Polisi mengatakan empat orang telah ditahan untuk pemeriksaan dan langkah selanjutnya akan ditentukan setelah pengaduan dokter serta bukti lain diperiksa. (hanoum/arrahmah.id)
