Memuat...

Gia Pratama Putra Ditunjuk Jadi Tim Medis Haji Khusus, Siap Dampingi 500 Jemaah ke Tanah Suci

Ameera
Selasa, 19 Mei 2026 / 3 Zulhijah 1447 13:48
Gia Pratama Putra Ditunjuk Jadi Tim Medis Haji Khusus, Siap Dampingi 500 Jemaah ke Tanah Suci
Gia Pratama Putra Ditunjuk Jadi Tim Medis Haji Khusus, Siap Dampingi 500 Jemaah ke Tanah Suci

JAKARTA (Arrahmah.id) - Dokter sekaligus penulis Gia Pratama Putra ditunjuk sebagai salah satu tim medis haji khusus untuk musim haji tahun ini.

Kabar tersebut disampaikan langsung olehnya melalui unggahan di akun Instagram pribadi yang dikutip pada Selasa (19/5/2026).

Dalam unggahannya, Gia mengungkapkan bahwa dirinya telah mempersiapkan perjalanan penuh amanah tersebut selama kurang lebih dua bulan terakhir.

Ia mengaku mendapat tanggung jawab besar untuk mendampingi ratusan jemaah selama berada di Tanah Suci.

“Saya mendapat amanah untuk mendampingi dan menjaga kesehatan 500++ jemaah Haji Khusus dari berbagai kota, sejak keberangkatan sampai Insya Allah nanti kembali ke Tanah Air,” tulisnya.

Selama menjalankan tugas di Arab Saudi, Gia berencana membagikan berbagai catatan perjalanan serta edukasi kesehatan terkait ibadah haji.

Ia berharap informasi yang dibagikan nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat yang suatu saat mendapat kesempatan menunaikan ibadah ke Baitullah.

“Selama di Tanah Suci saya akan berbagi catatan perjalanan, edukasi kesehatan haji, dan hal-hal kecil yang semoga bermanfaat bagi masyarakat yang suatu hari nanti dipanggil Allah ke Baitullah,” lanjutnya.

Bagi Gia, perjalanan ini memiliki makna spiritual yang sangat mendalam. Ia mengaku kesempatan tersebut merupakan jawaban dari doa yang pernah dipanjatkannya saat dirinya dan sang istri tengah menantikan kehadiran calon buah hati.

“Bagi saya, perjalanan ini terasa amat sakral. Ini jawaban dari doa yang saya panjatkan saat embrio-embrio calon bayi saya dan istri terbentuk. (Saat itu saya berdoa) Ya Allah Ya Robbi, beri aku petunjuk-Mu: apa yang harus aku lakukan agar Engkau Ridho aku mendapatkan predikat seorang Ayah,” ungkapnya.

Tak lama setelah doa tersebut, Gia mengaku menerima tawaran dari sebuah biro travel penyelenggara haji khusus untuk bergabung sebagai tim medis.

Ia bahkan menyebut dirinya sempat gemetar ketika menerima tawaran itu sebelum akhirnya langsung menyatakan kesediaan.

Menurut Gia, perjalanan kali ini bukanlah perjalanan untuk mencari kenyamanan pribadi, melainkan momen untuk melepaskan diri dari urusan keduniawian selama satu bulan penuh demi menjalankan amanah dan ibadah.

“Dan untuk pertama kalinya sejak menikah, saya tidak bersama istri lebih dari 10 hari,” ujarnya.

Di akhir pesannya, Gia meminta doa agar seluruh jemaah yang didampinginya diberi kesehatan, keselamatan, kekuatan, serta kesabaran selama menjalani rangkaian ibadah haji dan dapat kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur.

“Mohon doanya, teman-teman, semoga seluruh jemaah diberi kesehatan, kekuatan, kesabaran, keselamatan, dan pulang menjadi Haji yang Mabrur,” tutupnya.

(ameera/arrahmah.id)