Memuat...

Kontroversi Postingan AI Trump Bikin Militer Iran Meradang

Zarah Amala
Rabu, 13 Mei 2026 / 26 Zulkaidah 1447 10:45
Kontroversi Postingan AI Trump Bikin Militer Iran Meradang
Trump mengunggah rekaman serangan AS terhadap target Iran menggunakan kecerdasan buatan (akun media sosial Trump Troop)

WASHINGTON (Arrahmah.id) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi global setelah mengunggah dua gambar ilustrasi yang dibuat dengan kecerdasan buatan (AI) melalui platform Truth Social. Gambar tersebut menampilkan visual serangan militer AS terhadap pesawat dan kapal cepat milik Iran.

Pada unggahan pertama, Trump menyertakan keterangan: "Selamat tinggal kapal cepat". Sementara pada gambar kedua yang menunjukkan kehancuran armada laut lawan, ia menuliskan kalimat provokatif: "Laser: bing, bing… lenyap!".

Unggahan tersebut telah ditonton dan dibagikan jutaan kali, memicu perdebatan sengit di kalangan analis militer dan pengguna media sosial. Para pengamat menilai tindakan Trump sebagai propaganda digital, penggunaan AI untuk membangun narasi superioritas teknologi militer AS, khususnya dalam penggunaan senjata laser presisi tinggi.

Sebagian pihak melihat gambar-gambar ini sebagai indikasi adanya serangan militer nyata yang akan segera dilakukan terhadap aset-aset Iran.

Pesan visual ini muncul di tengah blokade laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang telah berlangsung selama satu bulan.

Trump Prediksi Ekonomi Iran Runtuh

Selain mengunggah gambar tersebut, Trump secara terang-terangan memprediksi keruntuhan ekonomi Iran di bawah tekanan blokade dan isolasi internasional. Ia menegaskan bahwa konflik dengan Teheran akan diselesaikan tanpa terburu-buru karena Iran kini telah terputus dari sumber pendapatannya.

"AS melakukan kontak langsung dengan pejabat Iran meski negosiasi masih mandek," ujar Trump. Ia kembali menegaskan tuntutannya agar Teheran menghentikan pengayaan uranium sepenuhnya dan menyerahkan cadangan nuklir mereka kepada Washington.

Menanggapi gertakan visual dan retorika Trump, Kementerian Pertahanan Iran memberikan jawaban tegas. Juru bicara kementerian, Reza Talai-Nik, mengancam akan memberikan balasan segera dan menentukan terhadap setiap serangan baru.

"Washington harus tunduk pada tuntutan kami atau bersiap menghadapi kekalahan beruntun," tegas Talai-Nik melalui pernyataan resminya. (zarahamala/arrahmah.id)