Memuat...

'Israel' Bersiap Hadang Armada Baru dari Italia Menuju Gaza

Zarah Amala
Rabu, 8 Oktober 2025 / 17 Rabiulakhir 1447 13:46
'Israel' Bersiap Hadang Armada Baru dari Italia Menuju Gaza
Tentara pendudukan 'Israel' mencegat kapal-kapal Armada Global Sumud pada Rabu lalu (Reuters)

GAZA (Arrahmah.id) - Stasiun televisi 'Israel' Channel 13 melaporkan bahwa militer 'Israel' bersiap untuk mencegat armada baru yang berangkat dari Italia dan diperkirakan akan tiba di Jalur Gaza pada malam ini.

Menurut laporan tersebut, aparat keamanan 'Israel' memperkirakan konfrontasi dengan armada ini bisa menjadi lebih rumit dibandingkan sebelumnya.

Pada Rabu malam pekan lalu, angkatan laut 'Israel' telah menyita 42 kapal yang merupakan bagian dari Armada Global Sumud saat berlayar di perairan internasional menuju Gaza. Ratusan aktivis internasional yang berada di kapal-kapal itu ditangkap dan dibawa ke penjara Ketziot di wilayah selatan 'Israel', sebelum kemudian diumumkan akan dideportasi secara bertahap.

Menanggapi penyitaan tersebut, Koalisi Armada Kebebasan mengumumkan peluncuran Armada Hati Nurani (Al-Dhamir) dari kota Otranto, Italia, yang terdiri dari 11 kapal dalam upaya baru untuk menembus blokade yang telah diberlakukan terhadap Jalur Gaza selama lebih dari 18 tahun.

Kapal-kapal dalam koalisi tersebut berlayar langsung menuju Gaza setelah berangkat dari pulau Sisilia pada 25 September lalu. Para penyelenggara menegaskan akan terus melanjutkan perjalanan mereka meski menghadapi ancaman dan penolakan dari pihak 'Israel'.

Armada Al-Dhamir membawa puluhan jurnalis serta tenaga medis internasional dari 25 negara. Para awak kapal itu berupaya mencapai rekan-rekan mereka dari Armada Kebebasan untuk mendukung misi kemanusiaan dan menyoroti blokade Israel terhadap Gaza.

Kapal al-Dhamir sebelumnya sempat menjadi sasaran serangan udara 'Israel' di lepas pantai Malta pada Mei lalu.

Armada yang kini tengah berlayar di perairan internasional tersebut diperkirakan segera memasuki zona yang diklasifikasikan sebagai “berisiko menengah” terkait potensi intersepsi oleh militer 'Israel'.

Armada Global Sumud, yang berangkat pada akhir Agustus lalu, merupakan upaya terbaru dari para aktivis internasional untuk menantang blokade laut yang diberlakukan 'Israel' atas Jalur Gaza, wilayah yang kini menghadapi genosida, dengan lebih dari 67.000 warga Palestina tewas, puluhan ribu terluka, serta kehancuran besar pada infrastruktur dan krisis kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. (zarahamala/arrahmah.id)