Memuat...

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mundur

Ameera
Rabu, 22 Juli 2026 / 8 Safar 1448 16:11
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mundur
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mundur

JAKARTA (Arrahmah.id) – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (22/7/2026). Keputusan tersebut diambil agar dirinya dapat menjalani pengobatan jantung di luar negeri.

Kabar pengunduran diri Nanik dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.

Menurutnya, Presiden Prabowo telah menerima pengunduran diri tersebut dengan penuh pengertian.

"Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ujar Dirgayuza.

Dirgayuza mengaku telah mengenal Nanik sejak menjelang Pemilu 2014 dan menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan selama menjalankan tugas di pemerintahan.

Nanik sendiri baru menjabat sebagai Kepala BGN setelah dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, pada 8 Juni 2026. Dalam pelantikan tersebut, Agustina Arumsari dan Mayjen (Purn) Trenggono turut dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.

Melalui pernyataan di akun Facebook pribadinya, Nanik mengungkapkan bahwa kondisi kesehatannya menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa pada hari yang sama dirinya dijadwalkan berangkat ke luar negeri untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan jantung.

"Dengan berat hati akhirnya saya pamit kepada Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya. Rencananya hari ini saya berangkat," tulis Nanik.

Ia menegaskan bahwa pilihannya berobat ke luar negeri bukan karena tidak percaya terhadap kemampuan tenaga medis di Indonesia, melainkan untuk mendapatkan second opinion atas kondisi kesehatannya sesuai rekomendasi dari rekan-rekannya.

Nanik juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menyetujui pengunduran dirinya setelah mempertimbangkan kondisi kesehatannya. Meski demikian, Presiden disebut tetap meminta dirinya untuk ikut mengawasi jalannya Badan Gizi Nasional.

Menurut Nanik, Presiden berencana membentuk semacam dewan pengawas bagi BGN, dan dirinya dipercaya untuk memimpin lembaga tersebut sebagai ketua.

Ia menegaskan akan tetap memberikan dukungan terhadap berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan gizi dan kesejahteraan masyarakat.

"Saya tetap berjuang dan mendukung Pak Presiden yang saat ini sangat keras berupaya memperbaiki kehidupan rakyat Indonesia," ujar Nanik.

(ameera/arrahmah.id)