Memuat...

Mujahid Serukan Perluasan Hubungan Afghanistan-Azerbaijan

Hanin Mazaya
Selasa, 22 September 2026 / 11 Rabiulakhir 1448 19:11
Mujahid Serukan Perluasan Hubungan Afghanistan-Azerbaijan
(Foto: afgreview.com)

KABUL (Arrahmah.id) - Juru bicara Imarah Islam Afghanistan, Zabiullah Mujahid, menyebut Azerbaijan sebagai negara sahabat dan menekankan pentingnya perluasan hubungan ekonomi serta politik dengan Baku.

Dalam wawancara dengan sebuah media Azerbaijan, Zabihullah Mujahid memuji sikap positif Rusia terhadap Imarah Islam dan menyerukan kepada negara-negara lain untuk turut mengakui pemerintahan saat ini secara resmi.

Mujahid mengatakan: "Sebenarnya, kami telah diakui oleh banyak negara. Maksud saya, semua negara di kawasan ini, negara-negara tetangga, dan negara-negara di dunia Islam. Kami menjalin hubungan resmi dengan mereka, namun hanya Rusia yang telah mengumumkan pengakuan secara formal. Negara-negara lain belum mengambil langkah serupa. Kami ingin mereka juga mengumumkannya."

Mujahid juga menyatakan bahwa upaya terus dilakukan agar kursi Afghanistan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diserahkan kepada pemerintahan saat ini, lansir Tolo News (22/9/2026).

Mujahid menegaskan bahwa pengaruh politik sejumlah negara telah menghalangi perwakilan Imarah Islam untuk menempati kursi Afghanistan di PBB.

Ia melanjutkan: "Negara-negara yang memicu perang dan konflik di sini, serta mereka yang pernah menduduki Afghanistan, memiliki pengaruh politik terhadap PBB. Hal ini berarti mereka tidak membiarkan organisasi tersebut bertindak secara imparsial dan independen. Kami menyayangkan hal ini dan meyakini bahwa pendekatan yang bias tersebut harus diakhiri."

Perselisihan antara Imarah Islam dan komunitas internasional mengenai perwakilan tetap Afghanistan di PBB telah berlangsung selama enam tahun, di mana kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan terkait berbagai persyaratan yang telah diajukan. (haninmazaya/arrahmah.id)