Memuat...

Pasukan Pendudukan "Israel" Bakar Rumah Warga Palestina dan Menyerang Lansia

Hanin Mazaya
Ahad, 19 April 2026 / 2 Zulkaidah 1447 15:37
Pasukan Pendudukan "Israel" Bakar Rumah Warga Palestina dan Menyerang Lansia
(Foto: Anadolu)

TEPI BARAT (Arrahmah.id) - Pasukan pendudukan "Israel" membakar sebuah rumah milik warga Palestina pada Sabtu (18/4/2026) di Tepi Barat yang diduduki, sementara seorang wanita Palestina lanjut usia diserang dalam serangan terpisah dan tiga putranya ditahan oleh tentara pendudukan "Israel".

Sumber-sumber mengatakan kepada Anadolu bahwa sekelompok pasukan pendudukan "Israel" menyerbu kota Turmus Ayya di timur laut Ramallah dan membakar sebuah rumah milik keluarga Palestina sebelum warga setempat melawan mereka dan memaksa mereka untuk mundur.

Pasukan pendudukan juga membakar sebuah kendaraan milik keluarga lain. Tidak ada laporan korban luka.

Turmus Ayya telah berulang kali diserang oleh pasukan pendudukan "Israel", yang menargetkan rumah dan properti Palestina sambil merebut lahan luas untuk perluasan pemukiman.

Dalam insiden terpisah, seorang wanita Palestina lanjut usia menderita memar setelah diserang oleh pasukan pendudukan Israel di daerah Wadi Khneis di timur Hebron saat warga Palestina sedang bertani, menurut kantor berita Palestina Wafa.

Bulan Sabit Merah Palestina memindahkan wanita tersebut ke pusat medis untuk perawatan.

Pasukan "Israel" kemudian menahan tiga putranya.

Di tempat lain, tentara "Israel" menahan seorang pemuda Palestina dari desa Beit Dajan di Nablus timur setelah memukulinya dengan brutal di dekat pintu masuk desa, kata Wafa.

Pasukan "Israel" juga menyerbu Nablus timur dan menahan Yazan Jabr dua hari setelah dibebaskan dari penjara "Israel" setelah enam bulan ditahan.

Seorang koresponden Anadolu mengatakan tentara Israel menyerbu rumah Jabr saat kerabat dan teman-temannya menyambutnya setelah pembebasannya.

Pasukan "Israel" menembakkan granat kejut dan gas air mata selama penyerbuan, tetapi tidak ada laporan korban luka.

Kekerasan oleh penjajah "Israel" dan pasukan "Israel" telah meningkat sejak Oktober 2023, menewaskan lebih dari 1.148 warga Palestina, melukai 11.750 orang, dan menyebabkan hampir 22.000 penangkapan, menurut laporan Anadolu (19/4). (haninmazaya/arrahmah.id)