Memuat...

PBB Sebut Juli 2026 Jadi Bulan Paling Mematikan di Gaza, Korban Gugur Lampaui 150 Jiwa

Zarah Amala
Selasa, 4 Agustus 2026 / 21 Safar 1448 11:16
PBB Sebut Juli 2026 Jadi Bulan Paling Mematikan di Gaza, Korban Gugur Lampaui 150 Jiwa
Prosesi pemakaman bayi yang tewas dalam serangan udara 'Israel' di Jalur Gaza (AFP)

NEW YORK (Arrahmah.id) - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan pada Senin (3/8/2026) bahwa lebih dari 150 warga Palestina gugur akibat serangan 'Israel' di Jalur Gaza sepanjang Juli lalu, yang tercatat sebagai angka bulanan tertinggi sejak awal tahun.

Wakil Juru Bicara Sekjen PBB, Farhan Haq, dalam konferensi pers di New York menyatakan bahwa gempuran udara, artileri, dan tembakan 'Israel' terus berlanjut hingga akhir pekan, menelan korban jiwa dari kalangan warga sipil termasuk anak-anak. Sebagian besar serangan tersebut menghantam wilayah barat Gaza, tempat di mana mayoritas dari 2,1 juta penduduk berdesakan.

Dalam laporan terpisah, Farhan Haq menyebutkan bahwa sebuah serangan udara 'Israel' turut merusak gudang perlengkapan medis di dekat Rumah Sakit Al-Aqsa. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa insiden ini merusak sebagian kecil bangunan rumah sakit serta menghanguskan pasokan medis krusial yang baru saja disalurkan.

PBB kembali menegaskan pentingnya perlindungan terhadap fasilitas kesehatan, seraya memperingatkan bahwa krisis pendanaan kian memperparah kelangkaan pasokan medis dasar. Hingga kini, izin pengiriman pasokan tambahan guna pencegahan dan pengendalian infeksi masih tertahan dan menunggu persetujuan otoritas Israel.

Lonjakan korban jiwa ini terjadi di tengah eskalasi militer intensif yang dilancarkan 'Israel' dalam beberapa hari terakhir, yang memicu korban tewas tambahan setidaknya 26 jiwa sepanjang akhir pekan, meski proses diplomasi peta jalan perdamaian terus berjalan. (zarahamala/arrahmah.id)