Memuat...

Presiden Iran Bertemu Khamenei di Tengah Sorotan Publik

Hanoum
Senin, 10 Agustus 2026 / 27 Safar 1448 04:12
Presiden Iran Bertemu Khamenei di Tengah Sorotan Publik
Seorang pria Iran berjalan melewati spanduk bergambar Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei di Lapangan Valiasr di Teheran pada 15 Juni 2026. [Foto: AFP]

TEHERAN (Arrahmah.id) -- Presiden Iran Masoud Pezeshkian baru-baru ini bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Syiah Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, dalam pertemuan yang berlangsung pada akhir Juli 2026. Pertemuan tersebut menjadi perhatian karena Khamenei relatif jarang tampil di hadapan publik sejak mengambil alih posisi pemimpin tertinggi Iran.

Dilansir al Arabiya (9/8/2026), pertemuan berlangsung di tengah berbagai persoalan yang dihadapi Iran, termasuk urusan militer, kondisi ekonomi, pengelolaan nilai tukar, penggunaan energi, serta hubungan ekonomi internasional.

Tidak disebutkan secara terbuka kapan tepatnya pertemuan berlangsung, tetapi media pemerintah menyebut pertemuan itu terjadi sekitar akhir Juli, bertepatan dengan memasuki tahun ketiga masa kepresidenan Pezeshkian.

Pertemuan ini juga penting karena Mojtaba Khamenei belum banyak terlihat di ruang publik sejak menggantikan ayahnya, Ali Khamenei. Minimnya kemunculan tersebut memicu spekulasi mengenai kondisi kesehatannya. Ali Khamenei tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, sementara Mojtaba Khamenei dilaporkan mengalami luka dalam serangan tersebut.

Presiden Masoud Pezeshkian sebelumnya pernah mengatakan bahwa komunikasinya dengan pemimpin tertinggi Iran semakin sulit, meskipun kemudian terdapat laporan mengenai pertemuan langsung antara keduanya.

Pertemuan terbaru tersebut menjadi indikasi bahwa komunikasi antara presiden dan pemimpin tertinggi tetap berlangsung di tengah situasi politik dan keamanan Iran yang masih sensitif.

“Kami baru-baru ini bertemu dengan Pemimpin Tertinggi,” kata Masoud Pezeshkian, sebagaimana dilaporkan media Iran dan dikutip dari Al Arabiya.

Di sisi lain, otoritas Iran berupaya meredam spekulasi mengenai kondisi Mojtaba Khamenei. Qasem Qoraishi, pejabat senior Organisasi Basij, mengatakan rekaman yang memperlihatkan Khamenei akan dirilis untuk menunjukkan aktivitasnya di tengah masyarakat maupun bersama para pejabat militer.

“Rekaman akan memperlihatkan Pemimpin Tertinggi berada di tengah masyarakat dan di jalan-jalan, serta dalam pertemuan dengan para komandan angkatan bersenjata,” ujar Qasem Qoraishi, menurut laporan Mizan yang dikutip Arab News.

Pertemuan Pezeshkian dan Khamenei berlangsung ketika Iran masih menghadapi dampak konflik dengan Amerika Serikat dan Israel serta tekanan ekonomi yang menyertainya. Karena itu, pembahasan mengenai militer, ekonomi, energi dan hubungan ekonomi internasional dalam pertemuan tersebut dinilai memiliki arti strategis bagi pemerintahan Iran. (hanoum/arrahmah.id)