TEPI BARAT (Arrahmah.id) -- Putra Duta Besar' Israel' untuk Amerika Serikat (AS) Yechiel Leiter, Neria Leiter, terluka parah setelah sebuah kendaraan menabrak kendaraan patroli di sebuah pos pemeriksaan di Tepi Barat pada Rabu (23/9/2026). Neria, yang merupakan anggota pasukan cadangan 'Israel', kemudian diketahui sebagai tentara yang menjadi korban dalam insiden di dekat pos pemeriksaan Maccabim, sebelah barat Ramallah.
Menurut kepolisian Israel, seperti dilansir The Jerusalem Post (23/9), sebuah kendaraan melaju menuju patroli polisi di kawasan pos pemeriksaan Maccabim atau Beit Ur dan menabrak salah satu personel di dalam kendaraan tersebut. Pasukan keamanan 'Israel' kemudian menembak pengemudi yang disebut sebagai pelaku dan menewaskannya di lokasi. Insiden itu disebut terjadi di wilayah tanggung jawab Brigade Binyamin, yang mencakup sebagian wilayah Tepi Barat bagian tengah.
Neria Leiter (40) bertugas sebagai tentara cadangan dan berada bersama seorang polisi ketika kendaraan tersebut menghantam kendaraan patroli. Setelah kejadian, ia dievakuasi ke rumah sakit dalam kondisi serius. Media 'Israel' kemudian mengidentifikasinya sebagai putra Yechiel Leiter, yang menjabat sebagai Duta Besar 'Israel' untuk Amerika Serikat sejak Januari 2025.
Yechiel Leiter mengonfirmasi bahwa putranya merupakan korban dalam insiden tersebut. Dalam pernyataan di media sosial, ia mengatakan tim medis sedang berupaya menyelamatkan nyawa Neria dan meminta doa bagi kesembuhan putranya. Leiter juga mengatakan Neria tetap menjalankan tugas sebagai pasukan cadangan setelah kakaknya, Moshe Yedidya Leiter, tewas dalam pertempuran di Gaza pada November 2023.
Perdana Menteri 'Israel' Benjamin Netanyahu turut menyampaikan dukungan kepada keluarga Leiter. Netanyahu, yang saat ini berada di New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, mengatakan dirinya dan istrinya mendoakan kesembuhan Neria. Sejumlah pejabat 'Israel' lainnya, termasuk Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon, juga menyampaikan dukungan kepada keluarga tersebut.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi pengemudi yang tewas sebagai Mahmoud Mohammad Mahmoud Suleiman (29). Al Jazeera melaporkan bahwa menurut keterangan 'Israel', pria tersebut merupakan pelaku serangan tabrak kendaraan, sementara pihak Palestina mengonfirmasi kematiannya setelah ditembak pasukan 'Israel'. (hanoum/arrahmah.id)
