Memuat...

Qatar: Hamas Penuhi Komitmen Gencatan Senjata, Komunitas Internasional Harus Menekan 'Israel'

Zarah Amala
Rabu, 5 Agustus 2026 / 22 Safar 1448 10:15
Qatar: Hamas Penuhi Komitmen Gencatan Senjata, Komunitas Internasional Harus Menekan 'Israel'
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majid Al-Ansari (Foto; tangkapan video)

DOHA (Arrahmah.id) - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, menegaskan bahwa para mediator terus mengintensifkan upaya untuk mempercepat implementasi Fase Kedua kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza. Dalam konferensi pers di Doha pada Selasa (4/8/2026), ia menekankan pentingnya komitmen penuh dari seluruh pihak terhadap butir-butir kesepakatan yang telah disetujui.

Al-Ansari menyatakan bahwa gerakan Hamas telah memenuhi kewajiban yang dibebankan kepada mereka, seraya mendesak masyarakat internasional untuk memberikan tekanan nyata kepada 'Israel' agar turut mematuhi komitmennya. Menurutnya, pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh negara-negara mediator bertujuan untuk menuntut tanggung jawab 'Israel' dan memastikan pelaksanaan kesepakatan berjalan tanpa hambatan.

Qatar menyambut baik keputusan Hamas yang menerima peta jalan damai tersebut, menegaskan bahwa rekonstruksi Gaza serta pemulihan situasi kemanusiaan hanya dapat terwujud jika 'Israel' sepenuhnya mematuhi isi perjanjian, termasuk melakukan penarikan mundur pasukan dari Jalur Gaza.

Selain isu Gaza, Al-Ansari juga memaparkan perkembangan situasi di Selat Hormuz yang terus memanas menyusul eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran sejak Februari lalu. Ia mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan formal yang tercapai, kendati komunikasi diplomatik intensif terus digencarkan guna meredakan ketegangan dan memulihkan kebebasan navigasi maritim.

Ia menjelaskan bahwa fokus utama Doha saat ini adalah mengembalikan pihak-pihak yang bersengketa ke meja perundingan, menjamin keselamatan pelayaran internasional berdasarkan hukum internasional, serta memastikan stabilitas regional tercapai melalui konsensus kawasan.

Sebagai bagian dari rangkaian lobi diplomatik tingkat tinggi, Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, telah melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah menteri luar negeri negara kawasan, termasuk Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Oman, Bahrain, Yordania, dan Mesir, serta mitra internasional seperti Rusia, Jerman, dan Kanada guna menyelaraskan langkah deeskalasi dan memperkuat dukungan terhadap solusi damai. (zarahamala/arrahmah.id)