Memuat...

Relawan Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Jalankan Misi Kemanusiaan di NTT, Jenazah Dievakuasi dengan Helikopter

Samir Musa
Sabtu, 22 Agustus 2026 / 10 Rabiulawal 1448 13:42
Relawan Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Jalankan Misi Kemanusiaan di NTT, Jenazah Dievakuasi dengan Helikopter
Relawan kemanusiaan Ahmad Zaki Ali saat menjalankan misi kemanusiaan di tengah penanganan bencana di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia wafat setelah mengalami kelelahan saat mendistribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana. (Istimewa)

MAUMERE (Arrahmah.id) — Seorang relawan kemanusiaan, Ahmad Zaki Ali (38), meninggal dunia saat menjalankan misi penanganan bencana pascagempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jenazah pendiri organisasi relawan Gerak Bareng tersebut kemudian dievakuasi oleh Kantor SAR Maumere bersama unsur SAR setempat menggunakan Helikopter Dauphin Basarnas, dilansir Antara, Sabtu (22/8/2026).

Deputi Operasi dan Siaga Basarnas Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso mengatakan, proses evakuasi dilakukan dengan cepat agar jenazah dapat segera dibawa keluar dari lokasi bencana dan selanjutnya dipulangkan ke Jakarta.

“Pukul 07.04 WITA (Sabtu), Tim Heli Dauphin Basarnas telah mendarat di Helipad Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur, dan langsung memproses evakuasi jenazah almarhum,” kata Edy dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Ahmad Zaki Ali dilaporkan meninggal dunia akibat kelelahan saat menjalankan misi pendistribusian bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.

Pada Jumat (21/8) petang, Zaki menjalankan misi membawa bantuan dari Reo, Kabupaten Manggarai, menuju Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.

Dalam perjalanan menjalankan tugas kemanusiaan tersebut, kondisi Zaki dilaporkan mengalami kelelahan hingga akhirnya meninggal dunia.

Setelah proses evakuasi dari lokasi penanganan bencana selesai dilakukan, Helikopter Dauphin Basarnas membawa jenazah Ahmad Zaki Ali menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo.

Dari Labuan Bajo, jenazah selanjutnya akan dipulangkan ke Jakarta untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Ahmad Zaki Ali dikenal sebagai pendiri Gerak Bareng, organisasi yang bergerak dalam kegiatan kerelawanan dan kemanusiaan. Kepergiannya saat menjalankan misi membantu masyarakat terdampak bencana meninggalkan duka bagi keluarga, rekan-rekan relawan, serta masyarakat yang menerima bantuan.

Arrahmah.id menyampaikan belasungkawa dan takziyah yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ahmad Zaki Ali. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala mengampuni dosa-dosanya, menerima seluruh amal kebaikannya, serta memberikan pahala terbaik atas pengabdian dan perjuangannya dalam membantu sesama.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari Kiamat sajalah disempurnakan pahalamu.” (QS. Ali ‘Imran: 185)

Semoga Allah menjadikan pengabdian almarhum dalam misi kemanusiaan sebagai amal saleh yang diterima, mengangkat derajatnya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Semoga Allah juga memberikan kesabaran dan ketabahan kepada keluarga, sahabat, serta seluruh rekan seperjuangan almarhum yang ditinggalkan.

اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه، وأكرم نزله، ووسع مدخله، واجعل قبره روضة من رياض الجنة.

“Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, selamatkanlah dia dan maafkanlah kesalahannya. Muliakan tempat tinggalnya, lapangkan tempatnya, dan jadikan kuburnya taman dari taman-taman surga.”

Innalillahi wa inna ilaihi raji‘un.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menerima almarhum di sisi-Nya, mengaruniakannya husnul khatimah, dan mempertemukannya kembali dengan orang-orang saleh di dalam surga-Nya. Aamiin.

(Samirmusa/arrahmah.id)