Memuat...

Sembilan WNI Delegasi Global Sumud Flotilla Tiba di Indonesia Usai Ditahan "Israel"

Ameera
Ahad, 24 Mei 2026 / 8 Zulhijah 1447 16:35
Sembilan WNI Delegasi Global Sumud Flotilla Tiba di Indonesia Usai Ditahan "Israel"
Sembilan WNI Delegasi Global Sumud Flotilla Tiba di Indonesia Usai Ditahan "Israel"

JAKARTA (Arrahmah.id) — Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan pelayaran Global Sumud Flotilla (GSF) akhirnya dipulangkan ke Tanah Air setelah sempat ditahan oleh pihak keamanan "Israel".

Mereka dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Ahad sore, 24 Mei 2026.

Kesembilan WNI tersebut merupakan delegasi Indonesia dalam agenda Global Peace Convoy Indonesia yang ikut serta dalam misi pelayaran Global Sumud Flotilla untuk membawa bantuan kemanusiaan menuju Palestina.

Menurut informasi yang diterima, rombongan dijadwalkan mendarat sekitar pukul 15.30 WIB di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri bersama Duta Besar Palestina untuk Indonesia juga direncanakan menyambut langsung kedatangan mereka.

Sebelumnya, para delegasi berangkat dari Turki pada 14 Mei 2026 sebagai bagian dari misi solidaritas internasional untuk Palestina. Namun dalam perjalanan, kapal yang mereka ikuti dikabarkan mendapat intersepsi dari tentara "Israel" sekitar 21 Mei 2026.

Akibat intersepsi tersebut, para peserta misi, termasuk sembilan WNI, sempat ditahan oleh pihak keamanan "Israel" selama beberapa hari sebelum akhirnya dibebaskan dan dipulangkan ke negara masing-masing.

Misi Global Sumud Flotilla sendiri merupakan bagian dari gerakan kemanusiaan internasional yang bertujuan menyalurkan bantuan serta menunjukkan solidaritas dunia terhadap rakyat Palestina di tengah situasi konflik yang terus berlangsung.

Kepulangan sembilan WNI ini disambut lega oleh berbagai pihak, terutama keluarga dan relawan kemanusiaan di Indonesia yang sejak awal terus memantau perkembangan kondisi mereka selama berada di luar negeri.

(ameera/arrahmah.id)