GAZA (Arrahmah.id) - Sedikitnya tujuh warga Palestina tewas akibat tembakan dan serangan pasukan 'Israel' di sejumlah wilayah Jalur Gaza sejak Rabu (23/9/2026) dini hari, menurut sumber-sumber rumah sakit setempat.
Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsha melaporkan seorang perempuan tewas setelah mengalami luka tembak dari pasukan 'Israel' di Kamp Pengungsi Bureij, Gaza tengah.
Sementara itu, Kompleks Medis Nasser melaporkan seorang perempuan lanjut usia tewas akibat tembakan pasukan 'Israel' di luar area yang dikuasai pasukan 'Israel', di sebelah barat Khan Yunis.
Mengutip pejabat kesehatan di Gaza, Reuters melaporkan sedikitnya dua warga Palestina tewas dalam serangan udara 'Israel' yang menargetkan sebuah kendaraan di sebelah barat Khan Yunis. Sejumlah orang lainnya dilaporkan terluka.
Koresponden Al Jazeera melaporkan sebuah drone 'Israel' menyerang kendaraan sipil di Jalan Al-Rashid, kawasan Al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis, Gaza selatan. Kawasan tersebut menjadi tempat ribuan warga Palestina mengungsi.
Dalam perkembangan lain, Kompleks Medis Nasser melaporkan seorang pemuda Palestina meninggal akibat luka parah yang dideritanya setelah ditembak pasukan 'Israel' di Khan Yolunis pada Selasa(22/9) malam.
Sebelumnya, pada Rabu (23/9) dini hari, sumber medis melaporkan Yahya Abu Samour (24), meninggal akibat luka tembak yang dialaminya dari pasukan 'Israel' di kawasan Al-Satr Al-Gharbi, utara Khan Yunis, pada Selasa (22/9)malam.
Serangkaian insiden tersebut terjadi di tengah laporan pelanggaran 'Israel' terhadap perjanjian gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025.
Menurut data terbaru Kementerian Kesehatan Gaza, hingga Selasa (22/9), pelanggaran terhadap gencatan senjata tersebut telah menewaskan 1.399 warga Palestina dan melukai 4.863 lainnya.
Al Jazeera melaporkan perang 'Israel' di Gaza sejak Oktober 2023 telah menyebabkan lebih dari 73.000 warga Palestina tewas dan lebih dari 174.000 lainnya terluka. Sekitar 90 persen infrastruktur di Gaza juga dilaporkan hancur. (zarahamala/arrahmah.id)
