Memuat...

25 Muslim Tewas dalam Kasus Kebencian di India pada 2026

Hanoum
Selasa, 11 Agustus 2026 / 28 Safar 1448 03:04
25 Muslim Tewas dalam Kasus Kebencian di India pada 2026
Foto ilustrasi. [Foto: The Quint]

NEW DELHI (Arrahmah.id) -- Sedikitnya 25 Muslim dilaporkan tewas dalam kasus yang dikategorikan sebagai kejahatan bermotif kebencian sepanjang 2026, menurut data India Persecution Tracker. Data tersebut menyoroti rangkaian kekerasan terhadap warga Muslim di berbagai wilayah India, terutama pada periode Mei hingga Juli 2026.

Dilansir The Quint (8/8/2026), sejumlah kematian terjadi dalam serangan yang diduga berkaitan dengan identitas agama korban. Clarion India melaporkan bahwa dari 25 Muslim yang tercatat tewas pada periode Mei-Juli, 10 di antaranya disebut meninggal dalam serangan yang dikaitkan dengan kelompok Hindu radikal.

Persoalan kekerasan terhadap Muslim di India bukan fenomena yang sepenuhnya baru. India Persecution Tracker sebelumnya juga mencatat berbagai kasus kekerasan terhadap minoritas.

Dalam laporan 2024, misalnya, lembaga tersebut mencatat 12 Muslim, seorang perempuan Kristen Adivasi, dan seorang Hindu yang diduga keliru dianggap Muslim tewas dalam kasus mob lynching yang diduga bermotif agama pada periode Mei-Agustus 2024.

Dalam laporan sebelumnya, South Asia Justice Campaign, pengelola India Persecution Tracker, juga menyatakan bahwa kekerasan terhadap Muslim dilakukan oleh aktor non-negara dalam berbagai konteks, termasuk serangan yang dikaitkan dengan kelompok cow vigilante. Pada 2023, lembaga tersebut mencatat sedikitnya 25 Muslim tewas dalam serangan yang disebut dilakukan oleh Hindu radikal.

Sejumlah laporan mengenai kekerasan komunal juga menunjukkan bahwa ketegangan tidak hanya berupa serangan terhadap individu. Laporan India Persecution Tracker 2024 mencatat adanya kekerasan massal bermotif agama di sejumlah negara bagian, disertai kerusakan terhadap properti milik Muslim, serangan terhadap tempat ibadah, penangkapan, serta cedera terhadap warga.

“Situasi ini menunjukkan bahwa minoritas agama di India, khususnya Muslim, masih menghadapi kekerasan dan diskriminasi yang serius,” demikian inti penilaian South Asia Justice Campaign dalam berbagai laporan India Persecution Tracker. (hanoum/arrahmah.id)